この本はおもしろいです。
Kono
hon wa omoshiroi desu.

Kono
merupakan salah satu kata tunjuk yang digunakan dalam tatabahasa Jepang yang secara harfiah diartikan “ini”. Kata tunjuk yang sejenis dengan
kono
adalah
sono
dan
ano. Lalu, apakah perbedaannya dengan

kore/sore/are
?

Artikel ini akan membahas fungsi kata tunjuk
kono/sono/ano
dan bagaimana cara menggunakannya melalui contoh-contoh kalimat. Untuk memahami perbedaan penggunaannya dengan
kore/sore/are, yuk langsung simak saja penjelasan di bawah ini. Jangan lupa tonton juga video penjelasannya ya!

  1. Penjelasan “Kono, Sono, Ano”
    1. Kono (この)
    2. Sono (その)
    3. Ano (あの)
    4. Perbedaan “Kore, Sore, Are” dan “Kono, Sono, Ano”
  2. Contoh Kalimat
  3. Kesimpulan


Penjelasan
“Kono, Sono, Ano”

Sebelumnya kita udah bahas kata tunjuk

kore/sore/are
. Kali ini yang akan dibahas adalah bahasa Jepang yang masih termasuk ke dalam kata tunjuk, yaitu
kono/sono/ano. Apabila
kore/sore/are
menunjukkan benda, maka penggunaan
kono/sono/ano
bermakna menerangkan kata benda yang ditunjuk. Sama halnya dengan
kore/sore/are, pengucapannya dipengaruhi posisi benda dan pembicara. Artinya dalam bahasa Indonesia pun sama, yaitu ini, itu dan itu.

Untuk lebih jelasnya, perhatikan rincian di bawah ini.


Kono (この)

  • ini (bendanya ada di dekat/dipegang pembicara)

Sono (その)

  • itu (bendanya ada di dekat/dipegang lawan bicara)

Ano (あの)

  • itu (posisi benda berada jauh dari pembicara maupun lawan bicara)

Pola Kalimat

Kono/Sono/Ano + kata benda + partikel wa + keterangan* + desu

*keterangan : kata sifat, kata tanya, dan sebagainya

Perbedaan “Kore, Sore, Are” dan “Kono, Sono, Ano”


  • Kore/sore/are
    : berdiri sendiri, tidak menunjuk pada objek tertentu
  • Kono/sono/ano
    : tidak bisa berdiri sendiri, diikuti oleh kata benda, selalu diletakkan di depan kata benda yang diterangkannya.

Contoh Kalimat

Untuk lebih memahami penggunaan kata tunjuk
kono/sono/ano, mari kita perhatikan contoh-contoh kalimat di bawah ini!

Kono
hon wa omoshiroi desu.

この本は面白いです。
この
ほんは おもしろい です。

→ Buku
ini

menarik.
Pembicara menerangkan bahwa buku yang dipegangnya (atau yg ada di dekatnya) tersebut menarik


Sono
fuku wa kirei desu.

その服は綺麗です。
そのふくは きれい です。


Baju
itu
bagus.
Pembicara menerangkan bahwa baju yang dikenakan lawan bicara tersebut bagus


Ano
hito wa gakusei desu.

あの人は学生です。
あの ひとは がくせい です。

→ Orang
itu
adalah pelajar.
Pembicara menerangkan bahwa orang yang ditunjuknya adalah seorang pelajar (posisi orang yang dibicarakan berada jauh dari pembicara dan lawan bicara)


A :
Kono
keeki wa ikura desuka?
B : Nihyakugojuu-en desu.

A :
このケーキはいくらですか。(この けーきは いくら ですか。)

→ Berapakah harga kue
ini?

B : 250円です。(にひゃく ごじゅうえん です。)

→ 250 yen.


Kono
mura wa shizuka de, anzen desu.

この村は静かで、安全です。
この むらは しずかで、あんぜん です。

→ Desa
ini
tenang dan aman.


Kono
kaban wa takaku te mo, zettai kaimasu.

このかばんは高くても、絶対買います。
この かばんは たかくても、ぜったい かいます。

→ Walaupun tas
ini
mahal, sudah pasti akan saya beli.


Sakura-san wa
sono
uwasa wo shiranai hazu desu.

さくらさんはその噂を知らないはずです。
さくらさんはその うわさ しらない はず です。

→ Sakura pasti tidak tahu tentang gossip
itu
.


A : Ashita kara fuyu-yasumi desu ne. Oshougatsu wa, kuni e kaerimasuka?
B : Hai,
sono
tsumori desu.

A : 明日から冬休みですね。お正月は、国へ帰りますか。(あしたから ふゆやすみ ですね。おしょうがつは、くにへ かえりますか。)

→ Libur musim dingin mulai besok kan. Tahun baru, pulang kampung?

B : はい、そのつもりです。(はい、その つもり です。)

→ Iya, rencananya
begitu.


Ano
mise wa yasui desu. Soshite, oishii desu.

あのレストランは安いです。そして、美味しいです。
あの れすとらんは やすい です。そして、おいしい です。

→ Restoran
itu
murah dan enak.


Ano
tera wa ni-hyaku-nen mae ni tateraremashita.

あの寺は200年前に建てられました。
あの てらは にひゃくねん まえに たてられました。

→ Kuil
itu
dibangun 200 tahun lalu.


Kesimpulan

Bagaimana dengan penjelasan kata tanya
kono/sono/ano
di atas? Jadi perlu kalian ingat, walaupun

kono/sono/ano

termasuk kata tunjuk, tapi penggunaannya berbeda dengan

kore, sore, are
.

Kono/sono/ano

tidak bisa berdiri sendiri karena fungsinya sebagai kata tunjuk yang menerangkan kata benda yang ditunjuknya. Ingat juga bahwa posisi pembicara dan benda yang dibicarakan mempengaruhi penggunaan kata tunjuk ini. Jadi, jangan sampai tertukar penggunaannya ya!

Baca Juga :   Delapan Penjuru Mata Angin

Semoga penjelasan di atas mudah kalian mengerti dan tentunya selalu bermanfaat. Jangan lupa untuk mengecek artikel-artikel bahasa Jepang lainnya ya. Sebelumnya, perhatikan dulu hal-hal di bawah ini yuk!

  • Q) Apa bahasa Indonesianya kono/sono/ano?

    A) Kono/sono/ano digunakan untuk menunjukkan kata benda dan diartikan menjadi “ini/itu/itu (jauh)”.

  • Q) Apa perbedaan kono/sono/ano dengan kore/sore/are?

    A) Kore/sore/are bisa berdiri sendiri, tidak menunjuk pada objek tertentu. Sedangkan, kono/sono/ano, tidak bisa berdiri sendiri, diikuti oleh kata benda, selalu diletakkan di depan kata benda yang diterangkannya.

  • Q) Pola kalimat dasar yang menggunakan kono/sono/ano?

    A) Kono/Sono/Ano + kata benda + partikel wa + keterangan (kata sifat, kata tanya, dan sebagainya) + desu.

Jangan lupa untuk terus mengikuti informasi-informasi seputar bahasa Jepang dan Jejepangan lainnya di Kepo Jepang ya. Jika kalian penasaran dengan konten-konten yang ada di Kepo Jepang, pastikan kalian membaca
halaman ini!