Henteu Gedag Bulu Salambar

Henteu Gedag Bulu Salambar


1) Tentang manusia sebagai pribadi.

a. Kudu hade gogog hade tagog.
Artinya, harus baik budi bahasa dan tingkah laku.

b. Nyaur kudu diukur, nyabda kudu diungang.
Artinya, segala perkataan harus dipertimbangkan sebelum diucapkan , senantiasa mengendalikan diri dalam berkata-kata.

c. Batok bulu eusi madu.
Artinya, diluarnya buruk di dalamnya bagus. Misalnya tampaknya miskin dan bodoh, tetapi kaya atau pandai.

d. Ulah bengkung bekas nyalahan.
Artinya, tingkah laku harus tetap baik dan benar, jangan menyimpang.

e. Ulah elmu ajug.
Artinya, Orang yang hanya dapat menasehati orang lain agar berbuat baik, tetapi dia sendiri berbuat keburukan.

f. Henteu gedag bulu salambar.
Artinya, tidak merasa gentar sedikitpun menghadapi musuh.

chiliad. Teu busik bulu salambar
Artinya, pendirian yang kokoh, tidak goyah sedikitpun.

h. Sacangreud pageuh sagolek pangkek
Artinya, teguh memegang pendirian, tidak pernah melanggar janji.

i. Indung suku oge moal dibejaan.
Artinya, harus teguh menyimpan rahasia, apalagi rahasia negara.

J. Ulah gindi pikir belang bayah.
Artinya, jangan buruk hati, jangan punya pikiran buruk terhadap sesama.

k. Hambur bacot murah congcot.
Artinya, banyak cakap, cerewet dan sering memarahi tetapi suka memberi makanan.

fifty. Kudu boga pikir rangkepan.
Artinya, harus punya curiga. Tidak mudah percaya kepada orang lain.

2) Tentang Manusia dengan masyarakat

a. Kudu silih asih, silih asah, silih asuh.
Artinya, di antara sesama hidup harus saling mengasihi, saling mengasah, dan saling mengasih.

b. Ngadeudeul ku congo rambut.
artinya, memberi sumbangan kecil, tetapi disertai dengan kerelaan.

c. Kawas gula jeung peueut.
artinya, hidup rukun saling menyayangi, tak pernah berselisih.

d. Ulah kawas seuneu jeung injuk.
Artinya, jangan mudah bersilisih, agar pandai mengendalikan nafsu-nafsu negatif.

eastward. Ulah marebutkeun balung tanpa eusi.
Artinya, jangan memperebutkan perkara yang tidak ada gunanya.

Baca Juga :   Inti Dari Surat Undangan Terdapat Pada Bagian

f. Pondok jodo panjang baraya.
Artinya, meskipun sebagai suami istri jodohnya pendek, hendaknya terus menjadi saudara.

g. Ulah nyieun pucuk ti girang
Artinya, jangan mencari bibit permusuhan.

h. Ulah ngaliarkeun tale us ateul.
Artinya,jangan menyebarkan perkarayang dapat menimbulkan keburukan.

i. Ulah nyolok mata buncelik.
Artinya, jangan memberitakan sesuatu yang tidak pantas terdengar oleh orang lain.

j. Ulah biwir nyiru rombengeun
Artinya, jangan berbuat sesuatu di hadapan orang lain dengan maksud mempermalukan orang.

g. Henteu asa jeung jiga.
Artinya, karena sudah lama bergaul, sudah tidak merasa sangsi dan ragu-ragu lagi, sudah seperti dengan saudara.

50. Taraje nanggeuh dulang tinande.
Artinya, siap sedia menjalankan kewajiban, khusus seorang istri kepada suammya.

3) Manusia Dengan Alam

a. Manuk Hiber ku jangjangna, Jalma hidup ku akalna
Artinya, setiap makhluk masing-masing telah diberi cara atau alat untuk melangsungkan kehidupannya.

b. Leutik ringkang gede bugang.
Artinya, manusia itu meskipun kecil badannya, kalau meninggal dalam perjalanan, besar urusannya tidak seperti binatang.

c. Jawadah tutung briritna sacarana-sacarana.
Artinya, setiap bangsa memiliki cara dan kebiasaan olasing-masing.

4. Manusia dengan Tuhan

a. Mulih ka jati mulang ka asal.
Artinya, meninggal, asal dari Tuhan dan kembali kepada Tuhan.

b. Dihin pinasti anyar pinanggih
Artinya, segala hal yang dialami sekarang sesungguhnya sudah ditentukan dahulu, agar orang senantiasa percaya bahwa segala sesuatunya terjadi adalah kehendak Tuhan.

c. Nimu luang tina burang.
Artinya, mendapat pengalaman atau pengetahuan pad a waktu mendapat kecelakaan.

d. Buaya mangap batang liwat.
Artinya, memperoleh sesuatu yang sangat diharapkan dengan tak terdllga sebeJumnya.

5. Manusia dalam mengejar kemuliaan lahiriah.

a. Ulah pagiri-giri calik, pagirang-girang tampian.
Artinya, janganlah saling mengatasi di dalam mencari keuntungan sehingga tidak mengindahkan keselamatan bersama. Jangan berebut kekuasaan atau jabatan.

Baca Juga :   Pertanyaan Tentang Kebhinekaan Bangsa Indonesia

b. Kudu paheuyeuk-heuyeuk leungleun.
Artinya, harus saling menolong.

c. Ulah ngukur baju saserig awak.
Artinya,jangan mempertimbangkan sesuatu hanya dari segi kepentingan pribadi.

d. Ulah pupulur memeh mantun.
Artinya, jangan meminta upah sebelum bekerja.

e. Ulah kumeok memeh dipacok.
Artinya, kalau menghadapi pekerjaan janganlah sebeJum apa-apa sudah merasa berat.

f. Mending waleh batan leweh.
Artinya, lebih baik berterus terang dari pada terus menanggung kedukaan.

g. Mending kendor ngagembol, tinimbang gancang pincang.
Artinya, Jebih baik Jambat tetapi dengan ban yak hasilnya dari pad a cepat dengan sedikit hasil.

h. Asa mobok manggih gorowong.
Artinya, orang yang sedang mencari jalan, lalu mendapat pula pertolongan sehingga merasa senang.

I. Ulah puraga tamba kadengda.
Artinya, dalam mengerjakan suatu pekerjaan jangan asal dikeriakan saia, tetapi harus dengan sungguh-sungguh sehingga hasilnya memuaskan.

J. Batan, kapok anggur gawok.
Artinya, dari pada berhenti melakukan pekerjaan yang tidak baik, malah maki menjadi-jadi.

yard. Ulah gasik nampi gancang narima.
Artinya, jangan terburu-buru menerima sesuatu, hendaknya dipikirkan dulu baik buruknya.

50. Kudu bisa lolandokan.
Artinya, pandai menyesuaikan diri.



Henteu Gedag Bulu Salambar

Source: http://robbygunawan06.blogspot.com/2017/07/sabandasariksa-jembar-makalangan.html