Menemuimu Dalam Doa

Menemuimu Dalam Doa

Kapanlagi.com
– Seperti namanya, kata rujukan digunakan untuk merujuk atau mengacu pada kata lain yang disebut sebelumnya. Singkatnya, kata rujukan ini digunakan mengganti sebutan asli suatu hal, bisa itu benda, orang, atau suatu tempat. Mungkin, kalian pernah mendengar istilah ini dalam mata pelajaran bahasa Indonesia.

Terdapat beberapa pengelompokan kata dalam bahasa Indonesia, bisa ditinjau dari jenis, fungsi, dan seterusnya. Seperti yang sudah disebutkan di atas, kata rujukan berfungsi sebagai pengganti kata yang sudah disebutkan sebelumnya, seperti dia, beliau, ini, itu, dan seterusnya. Sekilas, mungkin kalian melihat bahwa kata rujukan ini sebagai kata ganti. Namun sebenarnya, terdapat perbedaan di antara keduanya.

Agar kalian lebih memahami apa itu kata rujukan, silakan simak informasi tentang pengertian, jenis, dan contoh penggunaan kata rujukan dalam kalimat. Dengan begitu, kalian bisa menggunakan jenis kata dengan benar dalam sebuah kalimat, entah itu dalam tulisan maupun obrolan.

Â

Kata rujukan adalah salah satu materi dalam pelajaran bahasa Indonesia tentang penggunaan kata untuk merujuk atau mengacu kata sebelumnya. Kalian bisa menggunakannya sebagai penghubung dalam suatu teks. Menurut Praptomo Baryadi Isodarus yang dikutip dari laman Merdeka, pengertian kata rujukan adalah kata yang digunakan untuk merujuk bagian teks sebelumnya maupun sesudahnya dalam suatu kalimat.

Mengacu dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian rujukan adalah keterangan lanjutan mengenai suatu hal atau bahan sumber yang dipakai untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut; acuan;referensi. Pengertian lain menurut Tim Maestro Eduka dalam buku “Top Fokus Ulangan dan Ujian SMP, kata rujukan adalah kata yang merujuk kata lain yang sudah pernah digunakan sebelumnya.

Berdasarkan beberapa pengertian di atas bisa disimpulkan bahwa kata rujukan adalah kata yang mengacu pada suatu hal sebagai penghubung dengan kalimat yang menerangkan lebih lanjut. Kata utama atau kata yang sudah disebutkan sebelumnya pun beragam, bisa berupa benda, tempat, atau orang. Agar lebih jelas, silakan simak informasi selanjutnya tentang jenis-jenis kata rujukan berikut ini.

one. Kata Rujukan Benda

Kata rujukan benda adalah kata rujukan yang digunakan untuk mengacu pada benda yang sudah disebutkan sebelumnya. Misalnya, kata “ini”, “itu”, dan “tersebut”.

2. Kata Rujukan Tempat

Jika pada kalimat sebelumnya kalian menyebutkan kata yang merujuk suatu tempat maka kalian bisa menggunakan kata rujukan pada kalimat selanjutnya. Contoh kata rujukan tempat, yakni “di sini”, “di sana”, “di situ”.

3. Kata Rujukan Orang

Kata inilah yang membuat kata rujukan sering dianggap sama dengan kata ganti. Pasalnya, kata rujukan orang memang digunakan untuk menyebut orang atau sesuatu yang dianggap seperti orang. Contoh kata rujukan orang, yakni, “ia”, “dia”, “beliau”, dan “mereka”.

Agar mendapatkan pemahaman mengenai materi ini, kalian bisa lanjut untuk menyimak contoh kata rujukan berikut ini.

i. Contoh Penggunaan Kata Rujukan Benda

Baca Juga :   Nabi Yunus Marah Terhadap Kaumnya Karena

– Salah satu cara untuk mencegah banjir adalah dengan tidak membuang sampah sembarangan. Sayangnya, banyak orang yang masih tidak menyadari hal itu. (Kata “itu” di akhir kalimat merujuk pada perilaku “tidak membuang sampah sembarangan” dari kalimat sebelumnya).

– Kemarin, Prily membeli rumah baru. Rumah itu dibeli dari hasil keringatnya sendiri dengan bermain film dan sinetron beberapa tahun terakhir. (Kata “itu” mengacu pada “rumah baru” yang dibeli Prily).

2. Contoh Penggunaan Kata Rujukan Tempat

– Sudah dua tahun Johan tinggal di Yogyakarta. Dia tinggal di sana bersama orangtuannya. (Kata “di sana” pada kalimat ke dua merujuk pada “Yogyakarta” di kalimat sebelumnya.

– Aku sudah berada di Gedung Kesenian X sejak sore. Meski konser baru dimulai malam hari, keramaian di sini seolah tak terbendung lagi. (Kata “di sini” merujuk kata “Gedung Kesenian Ten” di kalimat sebelumnya.

– Bullying merupakan aktivitas tak terpuji karena bisa menimbulkan trauma pada korban. Sayangnya, masih banyak orang yang menganggap sepele risiko tersebut. (Kata “tersebut” merujuk pada “trauma” pada kalimat sebelumnya.)

3. Contoh Penggunaan Kata Rujukan Orang

– Warga Desa X harus dievakuasi dan meninggalkan rumah sebelum pukul 17:00 WIB. Mereka perlu mendapatkan tempat pengungsian yang layak sebelum hari jadi gelap. (Kata “mereka” merujuk pada kata “para warga desa X) di kalimat sebelumnya.

– Lesti memang punya vokal yang khas dan cengkok yang unik. Dia pantas menjadi pemenang dalam kompetisi menyanyi tingkat nasional. (Kata “dia” merujuk pada “Lesti” di kalimat sebelumnya)

– Aku sangat mengagumi sosok Bung Karno. Kepribadian beliau yang tercermin dalam pidato-pidatonya sungguh agung dan pantas diteladani. (Kata “beliau” pada kalimat kedua merujuk pada “Bung Karno” pada kalimat sebelumnya.

Nah, KLovers, itulah penjelasan tentang pengertian kata rujukan beserta jenis dan contoh penggunaannya dalam kalimat.

Yuk, lihat juga

Kapanlagi.com
– Dalam bahasa Republic of indonesia ada banyak sekali jenis kata yang bisa kalian pelajari, salah satunya yaitu jenis kata rujukan. Kalian harus tahu dengan pengertian, jenis, dan contoh kata rujukan agar paham bagaimana menulis kata rujukan dengan baik dan tepat. Tentu saja ini tidak sulit kok KLovers, kalian hanya perlu mengerti agar tidak salah menulis kata rujukan.

Kata rujukan sendiri adalah sebuah kata yang digunakan untuk mengacu pada suatu hal atau untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut. Beberapa kata rujukan yang sering digunakan yaitu, ia, mereka, itu, beliau, dia, tersebut, di sini, dan masih banyak lagi. Kata rujukan ini juga untuk menjelaskan sebuah tempat, benda, hingga seseorang, dan menggantinya dengan menggunakan beberapa kata rujukan.

Bagi kalian yang ingin mengetahui lebih lagi tentang kata rujukan, maka kalian bisa mempelajari pengertian, jenis, dan contoh kata rujukan berikut ini. Yuk langsung saja dicek KLovers.

Kata rujukan adalah sebuah kata yang digunakan untuk mengacu pada suatu hal atau untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut. Beberapa kata rujukan yang sering digunakan yaitu, ia, mereka, itu, beliau, dia, tersebut, di sini, dan masih banyak lagi.

Baca Juga :   Alasan Kepala Terus Menunduk Saat Melakukan Renang Gaya Dada Yaitu

Selain itu menurut Praptomo Baryadi Isodarus, pengertian kata rujukan yaitu merupakan kata yang digunakan untuk merujuk bagian teks sebelumnya maupun sesudahnya dalam suatu kalimat. Kata rujukan ini berfungsi sebagai penghubung bagian-bagian teks atau sebagai kohesi.

Kemudian menurut Tim Maestro Eduka (2020) dalam buku bertajuk Tiptop Fokus Ulangan dan Ujian SMP, kata rujukan adalah kata yang merujuk pada kata lain yang sudah pernah digunakan sebelumnya.

Selain mengetahui pengertian dari kata rujukan, ada pula jenis dari kata rujukan itu sendiri. Ya, kata rujukan memiliki jenisnya yang bisa kalian pelajari.

Kata rujukan sendiri dibagi menjadi dua jenis menurut arah rujukannya, yaitu kata rujukan yang menunjuk hal yang telah disebutkan atau ke arah kiri (anaforis). Dan kata rujukan yang menunjuk hal yang belum disebutkan atau kata rujukan ke arah kanan (kataforis).

Kata rujukan anaforis meliputi dia, ia, -nya, mereka, beliau, itu, ini, demikian, begitu, hal itu, ini, situ, dan sana. Kata rujukan kataforis yaitu meliputi berikut, berikut ini, ini, begini, demikian, yakni, dan yaitu.

Selain itu menurut buku Bahasa Indonesia karangan Eti Wati, S. Kep., dan Ners. Due south. Pd, Yard. Pd (2021), kata rujukan dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis, antara lain:

– Kata Rujukan Benda adalah kata rujukan yang digunakan untuk merujuk kepada benda atau sesuatu yang dianggap sebagai sebuah benda. Beberapa contohnya adalah ini, itu, tersebut.

– Kata rujukan orang disebut juga sebagai kata yang diperlakukan seperti orang. Kata ini merupakan kata ganti untuk seseorang atau sesuatu yang dianggap sebagai orang. Misalnya, ia, mereka, beliau, dan dia.

– Dan yang terakhir yaitu ada kata rujukan tempat, yang merupakan kata ganti atau acuan kepada suatu tempat. Beberapa kata rujukan tempat yang sering digunakan adalah di sini, di sana, dan di situ.

Setiap contoh kata rujukan memiliki bentuk yang berbeda-beda. Dan berikut ini ada contoh kata rujukan orang yang bisa kalian pelajari agar lebih mengerti tentang kata rujukan orang:

1. Putri adalah anak yang cerdas, ia selalu mendapatkan ranking pertama di kelas. (Kata “ia” merujuk pada Putri).

2. Sukarno adalah Presiden Republik Republic of indonesia yang pertama. Beliau juga ikut memperjuangkan kemerdekaan negaranya dengan berani. (Kata “beliau” merujuk pada Sukarno).

3. Emil Dardak adalah Wakil Gubernur Jawa Timur saat ini. Beliau sebelumnya menjabat sebagai Bupati Kabupaten Trenggalek. (Kata “beliau” merujuk pada Emil Dardak).

4. Bobi merupakan atlet basket terbaik di sekolahku. Dia sangat mahir bermain basket karena rajin berlatih sepulang sekolah. (Kata “dia” merujuk kepada “Bobi” dari kalimat sebelumnya).

v. Nenek buyutku adalah seorang pejuang. Dia sering ikut berperang melawan penjajah negara Indonesia dahulu. (Kata “dia” merujuk kepada Nenek buyut).

Baca Juga :   Apa Media Yang Digunakan Untuk Iklan Tersebut

6. Ketika ulangan Matematika tadi, Anik ketahuan mencontek di kelas. Untung saja dia masih diberi kesempatan untuk ulangan susulan minggu depannya. (Kata “dia” merujuk kepada Anik).

Selain contoh kata rujukan orang, kalian juga bisa mengetahui contoh kata rujukan benda. Berikut ini beberapa contoh kata rujukan benda yang bisa kalian pahami:

1. Hari Rabu kemarin saya membaca buku The 2nd Sex activity karya dari Simone de Beauvoir, buku ini merupakan salah satu buku terbagus yang pernah saya baca. (Kata “ini” merujuk kepada judul buku yang dibaca).

ii. Salah satu cara untuk mencegah tanah longsor adalah dengan tidak menebang pohon sembarangan. Sayang, banyak orang yang masih tidak menyadari hal tersebut. (Kata “tersebut” merujuk kepada penebangan pohon sembarangan).

3. Merek handphone milik Nurul Wahida adalah Asus. Handphone itu dibeli dari hasil keringatnya sendiri, berjualan buku di sekolah. (Kata “Itu” merujuk kepada handphone).

four. Banyak mengonsumsi buah dan sayur sangat baik untuk kesehatan. Sayang banyak orang tidak menyadari hal tersebut. (Kata “tersebut” merujuk kepada manfaat buah).

5. Ibu mencuci baju dan menjemurnya di siang hari. Namun saat hujan semuanya basah karena lupa di angkat. (Kata “semuanya” merujuk kepada baju).

Dan yang terakhir yaitu ada contoh kata rujukan tempat. Contoh kata rujukan ini bisa kalian pelajari agar lebih mengerti tentang kata rujukan. Berikut contoh kata rujukan tempat tersebut:

1. Kezo tinggal di Jalan Sudirman No 04. Di sana Kezo tinggal bersama suami dan kelima anaknya. (Kata “di sana” merujuk kepada tempat tinggal Kezo).

two. Seoul adalah Ibukota Korea Selatan, di sana terdapat bangunan Gyeongbokgung Palace yang merupakan tempat bersejarah sejak Dinasti Joseon. (Kata “di sana” merujuk kepada Seoul).

3. Stadion Gelora Bung Karno sudah sangat ramai, di sini sore nanti akan ada pertandingan sepakbola antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung. (Kata “di sini” merujuk kepada Stadion Gelora Bung Karno).

four. Selepas lulus kuliah nanti, Puput akan bekerja di Jakarta. Di sana Puput akan tinggal di rumah paman dan bibinya. (Kata “di sana” merujuk kepada Dki jakarta).

v. Kemarin aku bermain ke danau yang sangat asri dan bikin tenang. Di Sana aku hanya duduk diam dan menikmati. (Kata “di sana” merujuk kepada danau).

6. Sudah sebulan aku tinggal di rumah nenek, di sini aku banyak melakukan kegiatan yang belum pernah kulakukan sebelumnya. (Kata “di sini” merujuk kepada rumah nenek).

Itulah beberapa contoh kata rujukan beserta dengan pengertian dan juga jenisnya. Semoga dengan melihat contoh kata rujukan beserta dengan pengertian dan jenisnya, bisa membantu kalian dalam belajar.

Yuk, simak juga

Menemuimu Dalam Doa

Source: https://sepuluhteratas.com/novel-menemuimu-dalam-doa-kalimat-yang-mengandung-kata-rujukan-ditunjukkan-oleh-nomor