Kenapa Manusia Tidak Boleh Sombong

Kenapa Manusia Tidak Boleh Sombong

Umroh.com – Orang yang memiliki sifat sombong dalam islam adalah penyakit yang bisa saja melanda bagi seluruh lapisan masyarakat, baik dari yang kaya raya maupun yang miskin, orang alim dan bodoh, serta orang muslim maupun not muslim, serta masih banyak yang lainnya. Sombong itu sendiri merupakan watak utama dari iblis. Padahal, di dalam islam sudah dijelaskan di dalam dalil tentang sombong yang akan dibahas dalam pembahasan kali ini.

Pengertian Sombong

Sombong atau yang biasa disebut dengan istilah kibr, takabur dan istikbar adalah sifat dimana seseorang tersebut melihat dirinya sendiri jauh lebih hebat atau lebih besar dibandingkan dengan orang lain yang berada di sekitarnya. Orang sombong itu memandang bahwa dirinya ini sempurna dibandingkan dengan orang lain.

Biasanya orang sombong juga memandang orang lain dengan hina, rendah dan tidak ada harga diri di hadapannya, sebab kesombongan yaitu ujub atau membanggakan diri sendiri yaitu dengan adanya anggapan atau perasaan, bahwa dirinya lebih tinggi dan lebih besar dari yang lainnya, merendahkan orang lain dengan sesuka hatinya, suka menonjolkan diri sendiri dan mengikuti hawa nafsunya.

Sifat kesombongan inilah yang dalam islam sudah dijelaskan bahwa sangat berbahaya ketika seseorang memiliki sifat sombong. Sombong juga dapat menjerumuskan kita ke dalam neraka dan mendapatkan murka dari Allah SWT. Maka dari itu kita haruslah berhati-hati dalam mengelola dan menata hati kita agar senantiasa dijauhkan dari sifat sombong.

Hukum Islam Mengenai Sifat Sombong

Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an surah Al-Israa’ ayat 37, jelas disebutkan bahwa manusia tidak diperkenankan untuk berjalan di atas bumi dengan sifat sombongnya. Artinya, Allah jelas melarang untuk manusia memiliki penyakit hati ini dan jika manusia tidak mengindahkannya, maka murka Allah lah yang akan diterima sebagai ganjarannya.

Baca Juga :   Jelaskan Mengenai Pukulan Overhead Lob

Di dalam sebuah hadist Rasulullah SAW bersabda yang artinya;

”Tidak akan masuk surga orang yang dalam hatinya ada sifat sombong, walaupun hanya seberat biji sawi.” (HR. Muslim).

Jelas sudah, jika Allah tidak menyukai sifat sombong yang artinya sombong itu dilarang dan harus dihindari oleh manusia agar tidak mendapat murka Allah SWT.

Dalil Tentang Sombong

Islam adalah agama yang mengajarkan akhlak yang luhur dan mulia. Oleh karena itu, banyak dalil al Quran dan every bit Sunnah yang memerintahkan kita untuk memiliki akhlak yang mulia dan menjauhi akhlak yang tercela. Demikian pula banyak dalil yang menunjukkan pujian bagi pemilik akhlak baik dan celaan bagi pemilik akhlak yang buruk. Salah satu akhlak buruk yang harus dihindari oleh setiap muslim adalah sikap sombong.

Umroh.com merangkum, sikap sombong adalah memandang dirinya berada di atas kebenaran dan merasa lebih di atas orang lain. Orang yang sombong merasa dirinya sempurna dan memandang dirinya berada di atas orang lain. Allah Ta’ala berfirman yang artinya, “Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (Q.Due south. Luqman: 18).

Allah Ta’ala berfirman yang artinya, “Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang menyombongkan diri.” (Q.Southward. An Nahl: 23).

Sebagian menjelaskan  bahwa dosa pertama kali yang muncul kepada Allah adalah kesombongan. Allah Ta’ala berfirman yang artinya, “Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kalian kepada Adam,” maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur (sombong) dan ia termasuk golongan orang-orang yang kafir.” (Q.S. Al Baqarah: 34).

Qotadah berkata tentang ayat ini, “Iblis hasad kepada Adam ‘alaihis salaam dengan kemuliaan yang Allah berikan kepada Adam. Iblis mengatakan, “Saya diciptakan dari api sementara Adam diciptakan dari tanah”. Kesombongan inilah dosa yang pertama kali terjadi . Iblis sombong dengan tidak mau sujud kepada Adam” (Tafsir Ibnu Katsir, one/114, cet al Maktabah at Tauqifiyah).

Baca Juga :   Berikut Perwujudan Kebudayaan Yang Dapat Dilihat Secara Nyata Adalah

Orang yang sombong terhadap ajaran rasul secara keseluruhan maka dia telah kafir dan akan kekal di neraka. Ketika datang kebenaran yang dibawa oleh rasul dan dikuatkan  dengan ayat dan burhan, dia bersikap sombong dan hatinya menentang sehingga dia menolak kebenaran tersebut.

Hal ini seperti yang Allah terangkan dalam firman-Nya yang artinya, “Sesungguhnya orang-orang yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah tanpa alasan yang sampai pada mereka tidak ada dalam dada mereka melainkan hanyalah (keinginan akan) kesombongan yang mereka sekali – kali tiada akan mencapainya, maka mintalah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (Q.S. Ghafir:56).

Adapun orang yang sesuai di dalam dalil tentang sombong dengan menolak sebagian al haq yang tidak sesuai dengan hawa nafsu dan akalnya –tidak termasuk kekafiran- maka dia berhak mendapat hukuman (azab) karena sifat sombongnya tersebut.

Kenapa Manusia Tidak Boleh Sombong

Source: https://umma.id/post/penjelasan-dalil-tentang-sombong-dan-hukumnya-737582?lang=id