Apa Tujuan Dari Trunking Protocol

Apa Tujuan Dari Trunking Protocol

Tujuan

  • Mahasiswa dapat memahami pengertian VTP itu sendiri
  • Mahasiswa dapat mengetahui jenis-jenis VTP
  • Mahasiswa dapat mengaplikasikannya sendiri melalui Cisco Packet Tracer

Pengertian

VLAN Trunking Protocol (VTP) merupakan fitur Layer 2 yang terdapat pada jajaran switch Cisco Goad, yang sangat berguna terutama dalam lingkungan switch skala besar yang meliputi beberapa Virtual Local Expanse Network (VLAN).

Di dalam artikel VLAN pada beberapa edisi sebelumnya, Anda telah melihat konsep VLAN dan juga VLAN tagging protocol seperti ISL. Jika Anda ingat kembali, tujuan mengonfigurasi VLAN tagging adalah agar traffic dari beberapa VLAN dapat melewati torso link yang digunakan untuk menghubungkan antar-switch. Meskipun hal ini merupakan hal yang baik dalam lingkungan yang besar, VLAN tagging tidak melakukan apa-apa untuk mempermudah pengonfigurasian VLAN pada beberapa switch. Di sinilah VTP mengambil bagian.

Apakah VLAN Torso?

Telah kita ketahui bahwa VLAN merupakan suatu circulate domain, sekumpulan port atau user yang kita kelompokkan. Yang mungkin sekarang menjadi pertanyaan adalah, dapatkan VLAN mencakup beberapa switch? Jawabannya tentu saja ya. Hal ini dapat dilakukan dengan mengonfigurasi VLAN pada bebarapa switch dan kemudian menghubungkan switch tersebut, dengan satu pasang port per VLAN.

Kelemahan cara ini adalah banyaknya port switch yang menghubungkan switch tersebut. Cara ini juga lebih manual, membutuhkan lebih banyak waktu, dan sulit untuk dikelola. Oleh karena itu, muncullah VLAN trunking yang bertujuan untuk menghubungkan switch dengan interlink (uplink) kecepatan tinggi, dan beberapa VLAN dapat berbagi satu kabel.

Trunk link tidak dibuat untuk satu VLAN tertentu. Satu, beberapa, atau semua VLAN aktif dapat dilewati antar-switch dengan mengguunakan satu trunk link. Adalah mungkin untuk menghubungkan dua switch dengan link fisik terpisah untuk setiap VLAN. Namun dengan semakin banyaknya VLAN yang dibuat, maka jumlah link dapat bertambah dengan cepat. Cara yang lebih efisien adalah dengan menggunakan trunking. Untuk membedakan kepemilikan traffic pada body link, switch harus mempunyai metode untuk mengidentifikasi frame setiap LAN.

Apakah Identifikasi Frame?

Karena body link dapat digunakan untuk mentransmisi beberapa VLAN, switch harus mengidentifikasi frame setiap VLAN pada waktu mereka dikirim atau diterima melalui trunk link. Identifikasi frame atau tagging, memberi ID yang berbeda untuk setiap frame yang melewati torso link. ID ini dapat dianggap sebagai nomor VLAN atau “warna” VLAN, karena setiap VLAN yang digambar pada diagram jaringan mempunyai warna yang berbeda.

Identifikasi frame VLAN dikembangkan untuk jaringan switch. Pada waktu setiap frame melewati body link, suatu pengenal ditambahkan dalam kepala frame. Pada waktu switch yang dilalui menerima frame ini, mereka akan memeriksa pengenalnya untuk mengetahui milik siapa frame tersebut.

Apakah VLAN Trunking Protocol?

VLAN Trunking Protocol (VTP) merupakan fitur Layer 2 yang terdapat pada jajaran switch Cisco Catalyst, yang sangat berguna terutama dalam lingkungan switch skala besar yang meliputi beberapa Virtual Local Area Network (VLAN).

Di dalam artikel VLAN pada beberapa edisi sebelumnya, Anda telah melihat konsep VLAN dan juga VLAN tagging protocol seperti ISL. Jika Anda ingat kembali, tujuan mengonfigurasi VLAN tagging adalah agar traffic dari beberapa VLAN dapat melewati trunk link yang digunakan untuk menghubungkan antar-switch. Meskipun hal ini merupakan hal yang baik dalam lingkungan yang besar, VLAN tagging tidak melakukan apa-apa untuk mempermudah pengonfigurasian VLAN pada beberapa switch. Di sinilah VTP mengambil bagian.

Baca Juga :   Guru Lagu Tembang Gambuh

Apakah VTP Domain?

Tujuan utama VTP adalah untuk menyediakan fasilitas sehingga switch Cisco dapat diatur sebagai sebagai suatu grup. Sebagai contoh, jika VTP dijalankan pada semua switch Cisco Anda, pembuatan VLAN baru pada satu switch akan menyebabkan VLAN tersebut tersedia pada semua switch yang terdapat VTP management domain yang sama. VTP direction domain merupakan sekelompok switch yang berbagi informasi VTP. Suatu switch hanya dapat menjadi bagian dari satu VTP management domain, dan secara default tidak menjadi bagian dari VTP management domain manapun.

Dari sini dapat kita lihat mengapa VTP sangat menguntungkan. Bayangkanlah suatu lingkungan di mana administrator jaringan harus mengatur 20 switch atau lebih. Tanpa VTP, untuk membuat VLAN baru administrator harus melakukannya pada semuanya switch yang diperlukan secara individu. Namun dengan VTP, ambassador dapat membuat VLAN tersebut sekali dan VTP secara otomatis akan menyebarkan (annunciate) informasi tersebut ke semua switch yang berada di dalam domain yang sama. Keuntungan VTP yang utama adalah efisiensi yang diberikan dalam menambah dan menghapus VLAN dan juga dalam mengubah konfigurasi VLAN dalam lingkungan yang besar.

Secara umum, mengonfigurasi VTP pada switch Cisco Catalyst bukanlah pekerjaan yang sulit. Pada kenyataannya, begitu nama VTP direction domain dibuat pada setiap switch, proses pertukaran informasi VTP antar-switch akan dilakukan secara otomatis dan tidak memerlukan konfigurasi lebih lanjut atau pengaturan setiap hari. Namun, untuk mendapatkan gambaran lengkap bagaimana VTP bekerja dalam suatu VTP domain, pertama Anda harus mengetahui mode VTP.

Apakah Mode VTP?

Jika Anda ingin membuat switch menjadi bagian dari suatu VTP management domain, setiap switch harus dikonfigurasi dalam satu dari tiga fashion VTP yang dapat digunakan. Mode VTP yang digunakan pada switch akan menentukan bagaimana switch berinteraksi dengan switch VTP lainnya dalam management domain tersebut. Mode VTP yang dapat digunakan pada switch Cisco adalah mode server, mode client, dan mode transparent.
Mode server—VTP server mempunyai kontrol penuh atas pembuatan VLAN atau pengubahan domain mereka. Semua informasi VTP disebarkan ke switch lainnya yang terdapat dalam domain tersebut, sementara semua informasi VTP yang diterima disinkronisasikan dengan switch lain. Secara default, switch berada dalam manner VTP server. Perlu dicatat bahwa setiap VTP domain paling sedikit harus mempunya satu server sehingga VLAN dapat dibuat, dimodifikasi, atau dihapus, dan juga agar informasi VLAN dapat disebarkan.

Mode client—VTP client tidak memperbolehkan ambassador untuk membuat, mengubah, atau menghapus VLAN manapun. Pada waktu menggunakan manner client mereka mendengarkan penyebaran VTP dari switch yang lain dan kemudian memodifkasi konfigurasi VLAN mereka. Oleh karena itu, ini merupakan fashion mendengar yang pasif. Informasi VTP yang diterima diteruskan ke switch tetangganya dalam domain tersebut.

Style transparent—switch dalam manner transparent tidak berpartisipasi dalam VTP. Pada waktu dalam manner transparent, switch tidak menyebarkan konfigurasi VLAN-nya sendiri, dan switch tidak mensinkronisasi database VLAN-nya dengan advertisement yang diterima. Pada waktu VLAN ditambah, dihapus, atau diubah pada switch yang berjalan dalam mode transparent, perubahan tersebut hanya bersifat lokal ke switch itu sendiri, dan tidak disebarkan ke swith lainnya dalam domain tersebut.

Berdasarkan peran masing-masing style VTP, maka sekarang kita dapat mengetahui penggunaannya. Sebagai contoh, jika mempunyai 15 switch Cisco pada jaringan, Anda dapat mengonfigurasi mereka dalam VTP domain yang sama. Walaupun setiap switch secara teori dapat berada dalam fashion default (fashion server), akan lebih mudah jika hanya satu switch saja yang dalam manner itu dan kemudian mengonfigurasi sisanya dakan way client.

Baca Juga :   Tunas Bambu Yang Mudah Memiliki Sistem Perlindungan Diri Yaitu

Kemudian, ketika Anda ingin menambah, menghapus, atau mengubah VLAN, perubahan tersebut secara otomatis dapat disebarkan ke switch mode client. Jika Anda perlu suatu switch yang “standalone”, atau tidak ingin menyebarkan informasi VLAN, gunakan style transparent.

Apakah VTP Advertising?

Setiap switch yang tergabung dalam VTP menyebarkan VLAN, nomor revisi, dan parameter VLAN pada port torso-nya untuk memberitahu switch yang lain dalam direction domain. VTP advertizement dikirim sebagai frame multicast. Switch akan menangkap frame yang dikirim ke alamat multicast VTP dan memproses mereka.

Karena semua switch dalam direction domain mempelajari perubahan konvigurasi VLAN yang baru, suatu VLAN hanya perlu dibuat dan dikonfigurasi pada satu VTP server di dalam domain tersebut.

Secara default, direction domain diset ke non-secure advertisement tanpa password. Suatu password dapat ditambahkan untuk mengeset domain ke style secure. Countersign tersebut harus dikonfigurasi pada setiap switch dalam domain sehingga semua switch yang bertukar informasi VTP akan menggunakan metode enkripsi yang sama.

VTP advertizement dimulai dengan nomor revisi konfigurasi 0 (nol). Pada waktu dilakukan perubahan, nomor revisi akan dinaikkan sebelum advert dikirim ke luar. Pada waktu switch menerima suatu advertisement yang nomor revisinya lebih tinggi dari yang tersimpan di dalam, advertizement tersebut akan menimpa setiap informasi VLAN yang tersimpan. Oleh karena itu, penting artinya untuk memaksa setiap jaringan baru yang ditambahkan dengan nomor revisi nol. Nomor revisi VTP disimpan dalam VRAM dan tidak berubah oleh siklus listrik switch.

Apakah VTP Pruning?

Walaupun konfigurasi trunk link (menggunakan protokol seperti ISL) memungkinkan traffic dari beberapa VLAN melewati satu link, ini tidaklah selalu optimal. Sebagai contoh, misalkan ada tiga switch yang dihubungkan dengan dua torso link, seperti yang ditunjukkan pada gambar. Dalam kasus ini, ketiga switch tergabung VLAN ane, tetapi hanya switch A dan switch B yang tergabung dalam VLAN two. Semua traffic VLAN 2 akan tetap dilewatkan ke switch C, walaupun ia tidak tergabung dalam VLAN 2.

Pada waktu VTP Pruning digunakan dalam VTP direction domain, traffic VLAN hanya akan dilewatkan ke switch jika diperlukan. Dalam kasus ini, penggunaan VTP Pruning akan memastikan traffic VLAN 2 tidak pernah dilewatkan ke switch-C sampai switch C benar-benar tergabung dalam VLAN 2.

LANGKAH PERCOBAAN

1. Buat desain seperti gambar di bawah ini :

ii. Buat konfigurasi VTP Mode, VTP Domain, dan VTP Password

3. Laluketikkanshow vtp statuspada S1 untuk mengetahui bahwa vtp way dan vtp domain terkonfigurasi dengan benar. Hasilnya seperti berikut :

4. Lakukan cara yang sama seperti di atas pada S2 dan S3. Tetapi pada switch ini menggunakanvtp style customer.

5.Kemudian buatlah VLAN pada S1 .

  • VLAN 10 proper nameFaculty/Staff
  • VLAN twenty nameStudents
  • VLAN 30 nameGuest(Default)
  • VLAN 99 nameManagement&Native

Kemudian verifikasi VLAN dengan mengetikkanbear witness vlan brief. Tampilan akan seperti berikut :

 six. Lalu lakukan konfigurasi pada FastEthernet 0/one dan fastEthernet 0/3 pada S1 untuk Trunking.

7. Selanjutnya lakukan konfigurasi pada fastEthernet 0/1 pada S2 dan fastEthernet 0/3 pada S3 untuk trunking,seperti di bawah ini :

8. Konfigurasi Port-port pada S2

  • Fa0/xi on VLAN ten
  • Fa0/xviii on VLAN 20
  • Fa0/vi on VLAN 30
Baca Juga :   Suatu Ketika Fandi Berbelanja Pasta Gigi Ke Suatu Minimarket

9. Konfigurasi Port-port pada S3.

  • Fa0/11 on VLAN 10
  • Fa0/18 on VLAN 20
  • Fa0/half-dozen on VLAN thirty

ten. Kemudian lakukan tes PING pada PC yang berada pada jaringan yang sama, dengan cara klikpada PC yang akan melakukan pinging lalu pilih desktop –> command prompt

seperti di bawah ini :

TELNET ( Tele Network)



TELNET ( Tele Network) adalah suatu final yang dapat digunakan untuk mengakses resource yang ada di estimator Server, adapun cara untuk mengakses computer server tersebut kita dapat menggunakan beberapa tools yang sudah disediakan missal (putty, winscp, winftp, dll). Atau dapat juga menggunakan terminal yang sudah disediakan oleh windows. TELNET ( Tele Network) artinya Remote login yang dapat terjadi di internet karena da service dari protocol TELNET. Dengan telnet, memungkinkan kita untuk mengakses computer lain secara remote melalui internet. Dalam bahasa yang mudah kita dapat memberikan perintah kepada computer lain baik dalam membuat file, mengedit, menghapus, dan menjalankan suatu perintah hanya melalui computer di depan meja kita. Telnet dapat dipakai dalam mesin berbasis UNIX dan sangat jarang aplikasi Telnet pada mesin berbasis Windows NT/2000. Telnet menggunakan 2 plan yang satu adalah client (telnet), dan server (telnetd). Yang terjadi adalah ada dua program yang berjalan, Yaitu Software customer yang dijalankan pada computer yang meminta pelayanan tersebut dan software server yang dijalankan oleh computer yang menghasilkan pelayanan tadi.

Hasil Dan Analisa

Secara default, semua switch dikonfigurasi sebagai VTP server. Konfigurasi ini cocok untuk jaringan kecil di mana ukuran VLAN informasi kecil dan informasi yang mudah disimpan dalam semua aktif (dalam NVRAM). Dalam sebuah jaringan besar, ambassador jaringan harus membuat panggilan penilaian di beberapa titik, ketika penyimpanan NVRAM yang diperlukan adalah boros karena pada setiap beralih digandakan. Pada titik ini, administrator jaringan harus memilih yang lengkap switch sedikit dan menjaga mereka sebagai VTP server. Segala sesuatu yang lain yang berpartisipasi dalam VTP dapat berubah menjadi klien. Jumlah VTP server harus dipilih untuk memberikan tingkat redundansi yang diinginkan dalam jaringan.

Catatan:

  • Jika switch dikonfigurasi sebagai VTP server tanpa nama domain VTP, Anda tidak dapat mengkonfigurasi VLAN pada switch.Catatan: Hal ini berlaku hanya untuk CatOS. Anda dapat mengkonfigurasi VLAN (s) tanpa memiliki nama domain VTP pada switch yang berjalan pada IOS.
  • Jika Catalyst baru terpasang di perbatasan dua domain VTP, Katalis baru membuat nama domain dari saklar pertama yang mengirimkannya sebuah iklan. Satu-satunya cara untuk melampirkan switch ini untuk lain domain VTP adalah untuk secara manual mengatur nama VTP domain yang berbeda.
  • Trunking Protocol dinamis (DTP) mengirim nama VTP domain dalam paket DTP. Oleh karena itu, jika Anda memiliki kedua ujung link yang milik domain VTP yang berbeda, bagasi tidak muncul jika Anda menggunakan DTP. Dalam kasus khusus ini, Anda harus mengkonfigurasi mode bodyaktif dan tidaknonegotiate, di kedua sisi, untuk memungkinkan bagasi untuk datang tanpa kesepakatan negosiasi DTP.
  • Jika domain memiliki VTP server tunggal dan crash, cara terbaik dan termudah untuk memulihkan operasi adalah untuk mengubah salah satu klien di VTP domain yang ke server VTP. Revisi konfigurasi masih sama di seluruh klien, bahkan jika server crash. Oleh karena itu, VTP bekerja dengan baik dalam domain tersebut.

Apa Tujuan Dari Trunking Protocol

Source: https://ryuchocho.wordpress.com/2012/04/04/vlan-trunking-protocol/