Kesimpulan Dari Cerita Kura Kura Dan Bangau

Kesimpulan Dari Cerita Kura Kura Dan Bangau

Kesimpulan atau simpulan
adalah
sebuah informasi perihal inti dari sebuah bacaan. Kesimpulan dapat disajikan dengan dua cara yaitu tersirat dan tersurat. Pada penyajian secara tersirat, para pembaca diwajibkan untuk mencari sendiri simpulan bacaan dengan terlebih dahulu harus memahami baik isi, pesan, maupun konteks tulisan. Sementara pada cara tersurat, simpulan disajikan secara fisik pada tulisan, biasanya pada bagian akhir.

Pembahasan

Pada kesempatan ini, soal meminta kita untuk menyajikan kesimpulan dari cerita “Kura-kura dan Bangau”. Dalam Bahasa Indonesia, cerita ini tergolong sebagai fabel yaitu karya sastra yang menyajikan sifat, sikap, atau watak manusia ke dalam bentuk cerita melalui penggambaran para tokoh hewan atau binatang.

Sebagai sebuah karya sastra, fabel dibangun di atas struktur orientasi, komplikasi, resolusi, dan koda. Koda merupakan bagian akhir fabel yang menyajikan pesan moral kepada para pembaca.

Berikut kakak akan mencoba menjawab pertanyaan tersebut.

Kesimpulan dari cerita “Kura-kura dan Bangau” adalah KARENA TIDAK MAMPU MENAHAN EMOSINYA, BANGAU TERJATUH DARI BATANG KAYU YANG SEHARUSNYA MEMBAWANYA PERGI KE TEMPAT YANG BARU BERSAMA PARA BANGAU, TEMANNYA.

Sebagai rujukan, berikut kakak sertakan teks yang dimaksud oleh soal.

Pada zaman dahulu di sebuah danau yang indah, hiduplah sekelompok burung bangau. Mereka bersahabat dengan seekor kura-kura yang juga tinggal di danau tersebut. Pada suatu ketika, musim kemarau datang dan membuat air danau semakin surut dan akhirnya mengering. Para bangau pun mulai gelisah,  sehingga mereka berpikir untuk pergi meninggalkan danau tersebuty dan mencari air ketempat lain.

Dengan perasaan sedih, para bangau pun berpamitan kepada kura-kura, kami akan pergi untuk mencari sumber air yang lain,” kata para bangau. Kura-kura pun menangis mendengar sahabatnya akan pergi. “Kenapa kalian tega meninggalkan aku? Kita telah bertahun-tahun hidup bersama disini di danau ini,”kata kura-kura.

Baca Juga :   Ibf Didirikan Pada Tanggal

“Sebenarnya kami ingin mengajakmu, tapi kamu tidak punya sayap untuk terbang bersama kami,”para bangau menjawab. Si kura-kura lalu berfikir untuk mencari cara agar dapat terbang bersama para bangau. “Ahaaa….aku punya ide! Carikan aku sebatang kayu yang panjang dan kuat,”kata si kura-kura.

Akhirnya para bangau itu pun mencari batang kayu dan memberikannya kepada kura-kura.”untuk apa batang kayu ini?”Tanya bangau. “Begini, kalian berdua gigit ujung masing-masing kayu ini dengan paruh kalian, dan aku akan mengigit bagian tengahnya,”si kura-kura menjelaskan. Para bangau pun sepertinya mengerti ide dari si kura-kura. “Baiklah, kita akan mencoba, tapi kamu harus berjanji untuk tidak berjanji untuk tidak berbicara saat kita trerbang,”kata para bangau memperingatkan kura-kura. Kura-kura menyetujuinya dan akhirnya mereka pun bisa terbang bersama-sama.

Ketika mereka terbang melintasi hutan, sekawanan monyet tertawa terbahak-bahak melihat apa yang sedang di lakukan kura-kura dan bangau. Merasa diejek oleh para monyet, kura-kura pun marah dan mencoba mengeluarkan kata-kata. Akan tertapi, ketika kura-kura membuka mulutnya, gigitan ke kayu itu lepas dan tubuh kura-kura akhirnya jatuh ke tanah. Para bangau pun tetep melanjutkan perjalanan mereka dan terbang meninggalkan kura-kura.

Pelajari lebih lanjut

Pada materi ini, kamu dapat belajar tentang simpulan:

brainly.co.id/tugas/72192

Detil jawaban

Kelas: VIII

Mata pelajaran: Bahasa Indonesia

Bab: Bab i – Sastra

Kode kategori: viii.1.1

Kata kunci: simpulan, kesimpulan, cerita, fabel, kura-kura dan bangau, sastra Indonesia, karya sastra Indonesia, ikthisar, inti cerita, singkat, padat, orientasi, komplikasi, resolusi, koda, pesan moral, penulis, pembaca, bagian akhir, tersirat, tersurat

Kesimpulan Dari Cerita Kura Kura Dan Bangau

Source: https://brainly.co.id/tugas/22307712