Hambatan Nyata Dalam Pengelolaan Limbah Keras Anorganik Adalah

Hambatan Nyata Dalam Pengelolaan Limbah Keras Anorganik Adalah

Hai Sahabat Ahzaa selamat datang kembali di blog AhzaaNet. Pada post kali ini, kita akan berlatih soal mapel Prakarya kelas 8 SMP/ MTs semester ii bab 1 tentang Kerajinan bahan limbah keras. Adapun materi Prakarya bab one kelas 8 SMP/ MTs mencakup :

  • Prinsip kerajinan bahan limbah keras
  • Jenis dan karakteristik kerajinan bahan limbah keras
  • Pengolahan bahan limbah keras
  • Proses produksi kerajinan bahan limbah keras
  • Contoh proyek kerajinan bahan limbah keras

Latihan soal terdiri dari xxx butir soal pilihan ganda disertai dengan kunci jawaban untuk memudahkan dalam belajar. Materi soal disarikan dari sumber buku paket Prakarya kelas 8 SMP/ MTs semester two bab ane.

Hambatan nyata dalam pengelolaan limbah keras anorganik adalah ....

Image by André Zivic from Pixabay

Baik, langsung saja yaa, inilah latihan soalnya,,

=============================================================================================

Latihan Soal Prakarya Kelas 8 SMP/ MTs

Bab one Kerajinan Bahan Limbah Keras

=============================================================================================

1. Di bawah ini adalah contoh jenis limbah keras anorganik, kecuali ….

AnswerJawaban: C

2. Pernyataan yang benar mengenai limbah keras anorganik adalah ….

A. limbah keras anorganik hanya ditemukan pada sisa kegiatan industri saja

B. limbah keras anorganik dapat terurai hanya dalam beberapa tahun lamanya

C. limbah keras anorganik melalui berbagai cara dalam pengolahannya

D. limbah keras anorganik biasanya berasal dari sumber daya alam dan kimia yang tidak dapat diperbarui

AnswerJawaban: B

three. Salah satu hasil yang didapat dari daur ulang limbah organik adalah ….

AnswerJawaban: D

4. Pengolahan limbah anorganik harus melalui tahapan ddalam pengolahannya. salah satunya adalah metode pengolahan sampah terkontrol dengan sanitasi yang baik atau disebut ….

AnswerJawaban: A

5. Menghindari pemakaian barang- barang yang sekali pakai lalu buang merupakan prinsip ….

AnswerJawaban: C

6. Banyak industri kecil dan rumah tangga yang memanfaatkan sampah kemudian mendaur ulang kembali menjadi barang lain. Hal ini termasuk dalam menerapkan prinsip ….

AnswerJawaban: B

7. Dalam proses pemanfaatan limbah, dikenal prinsip 3R, salah satunya yaitu reduce, artinya ….

A. memilih barang- barang yang bisa dipakai kembali

B. meminimalisir barang fabric yang digunakan

C. mendaur ulang barang kembali

D. mengubur barang yang tidak berguna

AnswerJawaban: B

8. Setiap rancangan harus memperhatikan aspek yang bersifat berkelanjutan (sustainable design). Berikut ini adalah aspek dalam tata kelola pattern kecuali ….

AnswerJawaban: D

nine. Cangkang kerang, sisik ikan, tulang ikan merupakan limbah keras organik dari daerah ….

AnswerJawaban: B

10. Semua jenis limbah yang dapat dimanfaatkan kembali sebagai produk adalah ….

Baca Juga :   Bagaimana Posisi Lani Saat Makan

B. limbah keras anorganik

D. limbah lunak anorganik

AnswerJawaban: C

11. Hambatan nyata dalam pengelolaan limbah keras anorganik adalah ….

A. kurangnya bahan limbah

B. keterbatasan alat dan teknologi

D. ketersediaan sumber daya manusia

AnswerJawaban: B

12. Proses yang paling tepat untuk membantu menyelesaikan masalah lingkungan yang diakibatkan limbah keras adalah ….

AnswerJawaban: C

13. Dengan sulitnya pengolahan limbah keras dan akibatnya bagi lingkungan, maka langkah yang tepat dalam mengurangi limbah keras adalah …

A. menggunakan bahan styroafoam sebagai pembungkus makanan

B. menggunakan pembungkus plastik

C. berbelanja menggunakan tas yang bisa dipakai berkali- kali

D. mengubur limbah plastik di dalam tanah

AnswerJawaban: C

fourteen. Dalam pengolahan limbah keras, bahan limbah pertama- tama harus diseleksi sebelum masuk ke tahapan produksi. Tahapan ini lebih dikenal dengan tahap ….

AnswerJawaban: C

fifteen. Pada proses finishing, bahan limbah yang sudah kering diproses agar menjadi sebuah karya. Berikut ini adalah cara yang bisa dilakukan dalam proses finishing, kecuali ….

AnswerJawaban: A

16. Limbah keras seperti pecahan kaca, keramik, potongan logam dan aneka plastik bekas perabot dapat ditemukan di daerah ….

AnswerJawaban: D

17. Limbah keras organik seperti kayu pinus, kayu kamper, dan kayu abasia banyak ditemukan di daerah ….

AnswerJawaban: B

18. Cangkang kerang merupakan limbah keras yang dapat dibuat menjadi karya yang unik dan disukai. Di bawah ini yang bukan merupakan salah satu hasil karya dari cangkang kerang adalah ….

AnswerJawaban: D

xix. Berikut ini adalah alat yang diperlukan untuk membuat karya unik dari cangkang kerang, kecuali ….

AnswerJawaban: C

twenty. Limbah dari sisik ikan dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan produk yang berguna dan bernilai ekonomis tinggi. Salah satu sisik ikan yang sering digunakan dalam produk kerajinan adalah ….

AnswerJawaban: A

21. Langkah pertama dalam pengolahan limbah sisik ikan sebagai bahan karya kerajinan adalah ….

A. pemisahan ukuran dan ketebalan sisik

B. pemberian warna pada sisik- sisik ikan

C. perendaman limbah sisik ikan

D. penambahan pewarna tekstil

AnswerJawaban: C

22. Natrium benzoat dalam pengolahan limbah sisik ikan berguna untuk ….

AnswerJawaban: B

23. Produk kerajinan yang berasal dari limbah sisik ikan dapat menghasilkan produk- produk seperti ….

AnswerJawaban: C

24. Berikut ini adalah alat- alat yang digunakan dalam pembuatan kerajinan tempurung kelapa kecuali ….

AnswerJawaban: A

25. Tempurung kelapa yang cocok digunakan untuk kerajinan limbah adalah ….

Baca Juga :   Tulislah Contoh Keberagaman Sifat Individu

A. tempurung yang masih muda

B. tempurung kelapa yang tua dan masih basah

C. tempurung kelapa yang muda

D. tempurung kelapa yang benar- benar tua dan kering

AnswerJawaban: D

26. Membersihkan sisa seabut halus pada permukaan tempurung kelapa menggunakan ….

AnswerJawaban: B

27. Untuk membentuk bahan plastik yang tebal dan sulit dipotong, teknik yang digunakan adalah ….

A. peleburan dan pemanasan

B. pengecoran dan pengukiran

C. pencetakan dan pengecatan

D. penggergajian dan pengecatan

AnswerJawaban: A

28. Berikut ini yang bukan termasuk alat- alat untuk membuat kerajinan limbah pecahan kaca keramik adalah ….

AnswerJawaban: D

29. Dalam membuat karya kerajinan berbasis limbah keras, pencarian ide atau gagasan, pembuatan sketsa karya merupakan tahapan ….

AnswerJawaban: B

30. Sentuhan akhir dalam proses pembuatan produk kerajinan adalah ….

AnswerJawaban: B

=============================================================================================

Demikian Latihan Soal Prakarya Kelas eight SMP/ MTs Semester 2 Bab 1 Kerajinan Bahan Limbah Keras yang bisa saya sajikan pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat.


Kerusakan lingkungan merupakan salah satu faktor yang dapat menentukan tinggi rendahnya faktor bencana alam di suatu kawasan. Salah satu penyebab kerusakan lingkungan adalah munculnya limbah dari berbagai aktivitas manusia. Penumpukan limbah sering kali terjadi dikarenakan limbah yang tidak sepenuhnya dapat diolah kembali menjadi material bermanfaat.

Bila dibiarkan terus menerus, penumpukan limbah dapat mengganggu kesehatan, kebersihan, keindahan dan kenyamanan masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut,  Oleh sebab itu, harus dilakukan upaya-upaya yang dapat mengurangi penumpukan limbah dengan menerapkan konsep 3R (
Reuse, Reduce, dan Recycle
).

Mengacu pada konsep tersebut, Sobat SMP dapat mencoba mengolah limbah keras menjadi bahan baku atau menjadi barang daur ulang yang bernilai guna. Limbah keras adalah limbah yang berwujud keras, padat, tidak mudah berubah bentuk, tidak mudah diolah, dan tidak mudah terurai dalam tanah. Limbah keras relatif sulit terurai, dan mungkin beberapa bisa terurai tetapi memerlukan waktu yang lama. Jenis limbah keras ada dua, yaitu limbah keras organik dan anorganik.

Limbah keras organik adalah limbah yang berasal dari sumber daya alam laut dan daratan (tumbuhan dan hewan) bersifat keras, padat, pejal, solid dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk terurai oleh bakteri di dalam tanah, limbah jenis ini biasanya berasal dari limbah domestik yaitu dari sampah rumah tangga.

Sedangkan limbah keras anorganik adalah jenis limbah yang berwujud keras, padat, sangat sulit atau bahkan tidak bisa untuk diuraikan atau tidak bisa membusuk, tidak mudah dihancurkan dengan alat biasa, melainkan harus menggunakan teknologi tertentu seperti pemanasan, pembakaran, dan penghancuran. Limbah keras anorganik umumnya berasal dari kegiatan industri dan pertambangan.

Baca Juga :   Revolusi Industri Di Inggris Dipelopori Oleh Kalangan Biasa Yang Memiliki

Kali ini, Direktorat SMP akan membahas mengenai proses pengolahan bahan limbah keras.  Proses pengolahan bahan limbah keras secara umum sama yakni dapat dilakukan secara manual maupun menggunakan mesin. Sobat SMP dapat mencoba proses pengolahan limbah keras secara sederhana seperti langkah-langkah di bawah ini:

1. Pemilahan bahan limbah

Baca Juga
Menyimak Perjalanan Sejarah Kemerdekaan Indonesia Secara Virtual

Seleksi bahan limbah keras perlu dilakukan sebelum proses produksi. Hal ini bertujuan untuk menentukan bahan limbah mana yang masih dapat dipergunakan kembali dengan penambahan-penambahan material, sekaligus merancang konsep keluaran (
output
) apa yang ingin diciptakan.

two. Pembersihan limbah

Keadaan limbah keras biasanya tidak cukup bersih. Oleh karena itu, perlu dilakukan pencucian dengan menggunakan deterjen agar zat bekas makanan atau minuman dapat larut dan limbah keras menjadi bersih dan tidak berbau.

iii. Pengeringan

Selanjutnya, Sobat SMP melakukan pengeringan secara konvensional yaitu menggunakan sinar matahari langsung atau dapat juga secara langsung dengan dibersihkan menggunakan lap kering.

4. Pewarnaan pewarnaa
north

Proses pewarnaan pada limbah keras dapat dilakukan dengan cara disemprot atau dikuas dengan cat. Gunakan zat pewarna yang sesuai dengan fabric limbah keras yang dipakai, agar warna muncul sempurna dan melekat dengan baik. Selain diwarnai, limbah plastik juga dapat ditambahkan ornamen seperti gambar motif maupun dengan menempelkan elemen dekoratif seperti renda, dan lain-lain.

5. Pengeringan setelah pewarnaan

Setelah diberi warna, bahan limbah harus dikeringkan kembali dengan sinar matahari langsung atau diangin-anginkan.

half-dozen. Penghalusan bahan agar siap pakai

Untuk menyempurnakan tampilan barang olahan limbah keras, maka diperlukan proses

finishing.

 Finishing juga memiliki bermacam-macam teknik yang bisa disesuaikan dengan barang, seperti dipotong, ditempa, dilem, digerinda, dan diamplas.

Dengan mencoba mengolah limbah keras di sekitar tempat tinggal, Sobat SMP dapat turut menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan

loh
. Bila produk hasil daur ulang cukup menarik dan memiliki nilai guna, Sobat SMP juga dapat mendulang rupiah dengan menjual barang-barang tersebut. Menarik, bukan? Selamat mencoba di rumah, ya.

Penulis: Pengelola Web Direktorat SMP

Referensi:

http://ditsmp.kemdikbud.go.id/modul-pjj-gasal-prakarya-kerajinan-kelas-viii/

Hambatan Nyata Dalam Pengelolaan Limbah Keras Anorganik Adalah

Source: https://idkuu.com/hambatan-nyata-dalam-pengelolaan-limbah-keras-anorganik-adalah