Cara Kerja Spray Aerator

Cara Kerja Spray Aerator

Cara Merawat Dan Menggunakan Spray Gun

Spray gun merupakan alat yang dapat dipakai untuk mengatomisasi cat pada suatu permukaan. Prinsip dari alat ini sama seperti halnya pada atomisasi. Apabila udara bertekanan dikeluarkan dari lubang udara terhadap air cap, maka suatu tekanan negatif akan timbul pada ujung fluida, yang setelah itu menghisap cat pada cup. Kemudian cat yang dihisap akan disemprotkan sebagai cat yang dikabutkan oleh tekanan udara pada lubang didalam air cap.


Cara menyetel spray gun

Apapun jenisnya, cara menyetel dan menggunakan alat ini pada dasarnya semua sama. Untuk mendapatkan setelan yang maksimal, Anda perlu mencoba beberapa kali. Dengan berbedanya kekentalan cat, maka akan berbeda pula dalam hal menyetelnya.

  1. Atur tekanan angin keluaran di kompresor angin menjadi 26 psi atau sama dengan yang ada di buku transmission, lalu pasang pada selang kompresor angin.
  2. Masukan cat kedalam tangki, lalu tutup.
  3. Setel knob untuk mengatur jumlah cairan yang akan keluar dari nozzle. Putar searah jarum jam untuk mengecilkan dan putar berlawanan jarum jam untuk memperbanyak.
  4. Setel tekanan angin yang masuk kedalam. Disini dibutuhkan beberapa kali percobaan
    untuk mendapatkan hasil penyemburan yang pas. Prinsipnya adalah jika terlalu banyak angin maka true cat akan menjadi kabut dan berbintik-bintik, sehingga cat menjadi boros dan hasil tidak akan bagus. Sebaliknya, jika terlalu sedikit angin maka cat tidak akan menyembur dengan sempurna.
  5. Setel knob untuk mengatur luas semburan cat. Putar knob searah jarum jam untuk mengecilkan luas semburan dan putar berlawanan arah jarum jam untuk memperbesar luas semburan. Sebelum mengecat pada bidang yang akan dicat, tes terlebih dahulu hasil semburan cat pada kertas atau koran.
Baca Juga :   Reaksi Ionisasi Nh3


Bagian – Bagian Spray Gun

  1. Loving cup
  2. Tabung / tangki Cat
  3. Pengatur Bentuk Pancaran True cat
  4. Pengatur Volume (Output) Cat
  5. Jarum Nozzle
  6. Air Nozzle
  7. Handle
  8. Pengatur Tekanan Udara
  9. Input Udara

Tidak semua memiliki pengatur tekanan udara masuk (no 8). Tetapi Anda bisa memasang alat bernama
pressure regulator
 pada bagian bawah (lubang angin).


Cara menggunakan spray gun

  1. Apabila jarak dengan area yang akan di cat terlalu dekat maka berakibat jumlah cat yang teraplikasi akan kebanyakan / lapisan menjadi tebal dan bisa meleleh. Sebaliknya jika terlalu jauh bisa mengakibatkan cat menjadi tipis dan kasar. Jarak yang tepat ialah antara 100 hingga 200 mm. Kira-kira satu jengkal tangan dewasa
  2. Sebaiknya sudut dengan permukaan ialah 90° dan harus dipegang sesuai sudut tersebut secara continue supaya hasilnya menjadi rata. Jarak yang berubah-rubah mengakibatkan hasil cat bisa tidak merata dan tebal tipis.
  3. Kecepatan langkah. Kecepatan dimana dapat digerakkan dikenal kecepatan langkah. Untuk pengecatan kembali biasanya kecepatan langkah yang pas ialah antara 900 sampai one.200 mm/detik.
  4. Bentuk tumpang tindih (overlapping). Untuk mendapat lapisan merata, maka pola semprotan perlu mempunyai ketebalan yang merata juga. Lebar tumpang tindih (overlapping) yang tepat kira-kira adalah 1/2 sampai 2/3 pola semprotan.
  5. Pengecatan ulang / Repainting. Pengecatan ulang dilakukan karena beberapa hal diantaranya : warna cat lama (original) sudah berubah warna / kusam karena termakan usia, karena kerusakan warna true cat yang diakibatkan karena terjadi benturan, goresan atau kecelakaan. Untuk melakukan pengecatan ulang karena goresan/kecelakaan yang harus diperhatikan adalah pemilihan warna cat harus sesuai warna aslinya (true cat original), bagian yang tidak dicat harus ditutup dengan lapisan penutup bisa dengan kain/kertas Koran agar paparan cat tidak menempel pada bagian yang lain.
Baca Juga :   Isyarat Analog Biasa Dinyatakan Dengan Gelombang

Permasalahan umum yang terjadi

  1. Cat tidak keluar, sementara angin keluar dari tangki cat. Penyebabnya adalah nozzle buntu dan cat terlalu kental.
  2. Cat menetes saat disemburkan. Penyebabnya adalah tekanan angin kurang atau nozzle bocor/kotor.
  3. Hasil cat terlalu tebal. Penyebabnya adalah cat yang keluar dari nozzle terlalu banyak.


Cara Perawatan Spray Gun


  1. Kosongkan tabung yang berisi cat setelah penggunaan
  2. Bersihkan nozzle menggunakan sikat halus dan flasing berulang kali hingga bersih
  3. Berishkan air loving cup dengan cara disikat halus menggunakan thiner
  4. Bersihkan alur lubang isian cat dari gumpalan material di bagian tabung atas.
  5. Gunakan thiner untuk mencuci tabung dan gun spray flasing. Setelah pencucian buka tabung dan kondisikan pada posisi terbalik agar sisa cairan menetes keluar.
  6. Jangan merendam kedalam kubangan thiner karena dapat mengakibatkan segel menjadi rapuh dan kebocoran sehingga tidak optimal penggunaannya.

Itulah beberapa tips yang dapat kami informasikan kepada Anda, disamping itu kami juga menjual perlengkapan lainnya untuk kebutuhan Anda, silahkan kunjungi world wide web.teknikmart.com

Baca juga : Berbagai Macam Jenis Spray Gun


Cara Kerja Spray Aerator

Source: https://www.teknikmart.com/blog/cara-merawat-dan-menggunakan-spray-gun/