Sifat Akor

Sifat Akor

Di dalam dunia musik kalian akan sering menemui akord. Ia menjadi bagian tidak terpisahkan dari sebuah komposisi musik yang dimainkan. Apa yang dimaksud dengan akord? Apakah ada jenis-jenisnya dan lain-lain?

Bagi kamu yang sedang mendalami musik ada baiknya kamu simak artikel ini. Semoga setelah membacanya, motivasi dan pengetahuan kamu mengenai musik akan bertambah.

Let’s check it out!

Daftar Isi

  • 1
    Pengertian Akord
  • two
    Jenis-Jenis Akord

    • 2.1
      Akord mayor
    • two.two
      Akord Small
    • 2.3
      Akord Macerated
    • 2.4
      Akord Augmented
  • 3
    Kualitas dan Tingkatan Akord


Pengertian Akord

chord
Sumber: youtube.com @LivingPianosVideos

Akord adalah susunan nada yang terdiri dari tiga buah nada atau lebih dan dimainkan bersamaan. Karena tersusun dari tiga cypher maka bisa juga disebut sebagai triad atau triad chord. Istilah triad diambil dari “tri” yang berarti “tiga”.

Zero yang menyusun akord biasanya terdiri dari nada ke I-III-V (1-three-5) dari sebuah tangga nada. Misalnya kalian ingin memainkan C mayor maka kamu ingat dulu tangga nil C mayor yang terdiri dari C-D-East-F-G-A-B.

Aught ke I adalah C, nada ke III adalah Due east, dan nada ke V adalah G. Lalu kamu tekan ketiga zero tersebut bersamaan maka kalian akan mendapatkan C mayor.

Jadi inti pembuat sebuah akord terdiri dari nada pokok atau akarnya yang disebut root, nada ke tiga atauterts (tertiary)dan cipher ke lima ataukuint (5th).

Itu hanyalah dasarnya saja, bagian berikutnya akan dijelaskan lebih jauh lagi.


Jenis-Jenis Akord

Akord terbagi menjadi beberapa jenis yaitu mayor, small-scale, augmented, dan diminished.

Akord mayor

akord mayor
Sumber: musictheoryblog.blogspot.com

Akord mayor adalah susunan cypher yang memiliki interval antar naught three Grand (Mayor) dan three thousand (small). Dengan kata lain  memiliki interval naught atau jarak antar zilch yang berjarak 2 – 1 1/2 (dua – satu setengah).

Baca Juga :   Nilai N Peserta Diklat

Contohnya adalah akord C mayor, maka nada yang dimainkan secara bersamaan adalah C-E-One thousand.

Bila kamu ingin memainkan nada D mayor maka kamu ingat lagi susunan tangga nada yang terdiri dari D-E-F-G-A-B-C lalu kamu tengok lagi prinsip interval 2- ane i/2.

Dari situ kamu bisa mendapatkan akord D mayor yaitu D-F#-A. Karena jarak dari D ke Eastward adalah satu, dari Due east ke F# juga satu maka dijumlahkan menjadi dua (D-F#) dan jarak dari F# ke A adalah 1 ane/2.

Prinsip ini berlaku juga untuk semua bentuk akord mayor yang lain. Maka kamu bisa mendapatkan
triad chord

mayor lainnya seperti di bawah ini:

  • Due east mayor : E-Thou#-B
  • F mayor : F-A-C
  • G mayor : G-B-D
  • A mayor : A-C#-E
  • B mayor : B-D#-F#

Akord Minor

akord minor
Sumber: www.piano-play-it.com

Akord minor adalah triad yang susunan zip ke atas terdiri dari 3 m (minor) dan 3 M (mayor) dan memiliki interval nada i i/2 – 2.

Contohnya kamu ingin memainkan Cm (minor) maka kamu menekan zilch C-Es (D#)-G. Karena jarak dari C ke D adalah satu, sedangkan C ke D# atau Es adalah satu setengah, dan jarak dari Es ke One thousand adalah dua.

Jika menggunakan patokan tangga nada diatonis mayor dengan sebutan angka i-3-5 maka zippo ke tiga turun setengah laras.

Sehingga dengan rumusan ini kamu bisa menerapkannya di akord minor lain, misalnya kamu ingin mencari Em, maka kamu akan mendapatkannya dengan bentuk:

  • E pocket-size : E-G-B,
  • F small : F-Ab (1000#)-C
  • Thou minor : G-Bb (A#)-D, dan seterusnya

Akord Macerated

diminished
Sumber: pinterest.com

Akord augmented terbentuk dari susunan triad dari bawah ke atas 3 one thousand (modest) dan 3 m (small-scale).

Bila menggunakan patokan tangga nada diatonis mayor dengan bahasa 1-3-v maka cypher ke tiga dan ke lima turun setengah laras.

Baca Juga :   Pada Respirasi Manusia Yang Dimaksud Dengan Udara Residu Adalah

Sebagai contoh kita ambil C mayor yang terdiri dari susunan triad C-E-G. Bila di transformasikan menjadi Cdim (macerated) maka triad yang digunakan adalah C-Eb (D#)-Gb (A#).

Contoh lain bila kamu ingin mencari bentuk  Ddim maka tinggal kamu terapkah prinsip ini sehingga bentuk Ddim adalah D-F-Ab (1000#). Kamu bisa terapkan rumusan ini pada bentuk akord lainnya dari berbagai nada root yang kamu inginkan.

Akord Augmented

akord audgmented
Sumber: world wide web.classicalmpr.org

Akor Augmented terbentuk dari susunan triad ke atas iii M (Mayor) dan three Thousand (Mayor).

Dengan kata lain bila menggunakah bahasa atau sebutan angka 1-three-5 maka pada nada  ke lima naik setengah laras.

Sama seperti sebelumnya misalnya kamu ingin mencari C aug maka kamu bisa berpatokan pada triad C mayor yang terdiri dari C-East-G, maka C aug adalah C-E-Thou#.

Bila diterapkan pada cypher root lainnya kamu bisa mendapatkan:

  • D aug : D-F#-A#
  • E aug : E-G#-C
  • G aug : G-B-D#, dan seterusnya

Baca juga: Mengenal
Instrumen Orkestra


Kualitas dan Tingkatan Akord

nama akord
Sumber: walpaperhd99.blogspot.com

Setiap akord memiliki kualitas dan tingkatannya masing-masing. Kita bahas dari kualitasnya masing-masing seperti di bawah ini dengan menggunakan tangga zilch mayor.

  • Akord I, IV, dan V memiliki kualitas mayor
  • Two, Three, dan VI memiliki kualitas pocket-size
  • VII memiliki kualitas diminished

Sedangkan bila menggunakan tangga aught minor maka kamu akan mendapatkan:

  • Akord V dan VI memiliki kualitas mayor
  • I dan Four memiliki kualitas minor,
  • II dan Vii memiliki kualitas macerated
  • Iii memiliki kualitas augmented

Selain memiliki kualitas, masing-masing akord sesuai posisinya memiliki tingkatan masing-masing. Disni kita tetap menggunakan contoh tangga nada C mayor ya agar mudah mempelajarinya. Maka kamu akan mendapatkan kualitas akor seperti di bawah ini:

  • Akord I atau C mayor yang terdiri dari triad C-Eastward-G disebut Tonika memiliki kualitas mayor
  • 2 atau D small-scale yang terdiri dari triad D-F-A disebut sebagai Supertonik yang memiliki kualitas minor
  •  III atau E minor yang memiliki triad E-G-B disebut sebagai Median, memiliki kualitas minor
  •  IV atau F mayor yang terbentuk dari F-A-C disebut sebagai Sub Dominan memiliki kualitas mayor
  • V atau 1000 mayor yang terbentuk dari M-B-D memiliki kualitas  mayor disebut sebagai Dominan
  • Half-dozen atau A minor yang terbentuk dari triad A-C-E memiliki kualitas minor disebut sebagai Sub Dominan
  • Seven atau B diminished yang terbentuk dari B-D-F memiliki kualitas diminished dan disebut sebagai Leadingtone
Baca Juga :   Diketahui Persamaan Matriks 1 3 2 5

Dengan menggunakan prinsip ini maka kamu bisa menerapkannya di berbagai tangga cipher yang berbeda dari berbagai
root.

Misalnyarootyang kamu mainkan adalah Do=D maka yang menjadi Tonika adalah D, yang menjadi Sub Dominan adalah G, yang menjadi Dominan adalah A.

Dengan prinsip yang sama kamu bisa menemukan fungsi lain dari berbagai macam tangga nothing dari nadarootyang berbeda.

Baca juga: Mengenal
Komposisi Musik

Demikian pembahasan singkat mengenai akord kali ini. Semoga menambah pengetahuan kamu ya! Tetap semangat belajar!


Sumber referensi:

www.wikiwand.com/id/Akord

Rully. 2014.Pergerakan Akor Dasar dan Minor

Hidayatullah, Ryan. 2016.
Akor atau Chord.Universitas Lampung.

Sifat Akor

Source: https://tambahpinter.com/mengenal-akord/