Apa Yang Dimaksud Menari Dengan Energi

Apa Yang Dimaksud Menari Dengan Energi


jelaskan pengertian dan sejarah pantonim secara singkat!​


sebutkan sifat² yg dimilikki Kain nilon​


Quis Boboiboy solarbagi bagi point di bulan Ramadhansebutkan nama nama batik yang kamu ketahui! Sebentar lagi nak lebaran​


adalah alat musik yang berasal dari daerah banyumas adalah …..


merupakan pengertian dari orang yang bertugas sebagai penata musik disebut dengan …..


yang merupakan grup orkes lagu melayu yang sebelumnya pernah terkenal di republic of indonesia yaitu adalah …..


merupakan bagian dari aspek isi dalam seni yaitu …..


ap yang termasuk ke dalam unsur-unsur seni rupa, …..


apa saja contoh dari alat musik ritmis adalah….


apa saja yang merupakan unsur teater adalah …..

Ilustrasi menari. Foto: Pixabay


Gerak adalah unsur utama dalam sebuah

tarian
. Gerakan

tari

yang terpadu antara satu posisi dengan posisi lainnya dapat membuat tarian menjadi lebih indah. Gerakan tari pada dasarnya meliputi gerak kepala, tangan dan kaki.


Setiap gerakan yang ditampilkan dalam tari tentunya membutuhkan tenaga. Mengutip

Modul Pembelajaran SMP Terbuka Seni Budaya

terbitan Kemendikbud, penggunaan tenaga dalam gerak tari meliputi:


  • Intensitas, berkaitan dengan jumlah tenaga dalam tarian yang menghasilkan tingkat ketegangan gerak.


  • Aksen/tekanan, muncul saat gerakan dilakukan secara tiba-tiba dan kontras.


  • Kualitas, berkaitan dengan cara penggunaan atau penyaluran tenaga.


Jika gerak yang dilakukan memiliki intensitas tinggi, maka tenaga yang diperlukan juga lebih besar. Begitupun sebaliknya, gerak dengan intensitas rendah memerlukan tenaga yang lebih lemah atau sedikit.


Dengan demikian, berdasarkan sifatnya, gerak dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu gerak lemah dan gerak kuat. Perbedaan kuat atau lemahnya gerak tersebut berhubungan dengan tempo atau irama ketukan musik yang mengiringinya. Fungsinya untuk memberikan kesan dinamis sehingga tarian menarik untuk dinikmati.

Baca Juga :   Budaya Gotong Royong Perlu Ditumbuhkan Kembali Dalam Masyarakat Agar Dapat


Lalu, apa yang dimaksud dengan gerak kuat dan gerak lemah pada tari? Apa saja perbedaannya? Berikut penjelasan lengkapnya.

Ilustrasi menari dengan gerak tari lemah. Foto: Pixabay


Mengutip buku

Pendidikan Seni Tari

oleh Kurnita Yeniningsih, gerak lemah pada tari adalah gerak yang dilakukan dengan tidak menggunakan otot. Gerak lemah dilakukan dengan cara menghentakkan tubuh secara lambat dan perlahan.


Biasanya, gerak lemah diiringi dengan musik yang lembut dan mendayu untuk menggambarkan suasana yang sedih, haru, dan tenang. Gerakan tari yang lemah gemulai banyak terdapat pada tarian dari Jawa Tengah, seperti Tari Serimpi, Golek Sri Rejeki, dan Bedhaya.


Contoh gerak lemah pada tari antara lain mengangkat tangan kiri dan kanan, menurunkan tangan, menolehkan kepala, menggerakkan tangan ke kanan dan ke kiri, memutar pergelangan tangan, melambaikan tangan, merentangkan tangan, dan meluruskan dan menekuk tangan.

Ilustrasi gerak kuat pada tari. Foto: Pixabay


Gerak kuat pada tari dilakukan dengan sekuat tenaga dan penuh semangat. Gerak kuat pada tari ditandai dengan tempo musik yang menghentak, dinamis, dan cepat untuk mengimbangi gerakan tersebut serta menunjukkan suasana semangat dan riang gembira.


Contoh gerak kuat pada tari antara lain menghentakkan kaki dan tangan, bertepuk tangan, berjinjit, menggeleng-gelengkan kepala dengan kuat, loncat, dan berputar dengan cepat.


Ada banyak tari tradisional Indonesia yang mempunyai gerakan yang kuat, misalnya Tari Jaipong dari Jawa Barat, Tari Saman dari Aceh, dan Tari Jatilan dari Jawa Timur.

Indonesia kaya akan beragam seni tari, baik sebagai bentuk kreativitas maupun karya budaya (warisan leluhur). Pada dasarnya, semua gerak tari menunjukan keindahan, dalam arti enak untuk dinikmati dan mengundang kekaguman. Namun, dalam menikmati keindahan seni tari perlu adanya suatu kepekaan yang dapat dibentuk dengan pemahaman unsur tari, salah satunya dari sisi energi.

Baca Juga :   600 Ons Berapa Kg

Seni tari adalah ungkapan perasaan jiwa seseorang yang disajikan dengan bentuk dan gerak tubuh. Biasanya, dalam tarian terdapat berbagai unsur tari yang saling mendukung dan mampu memunculkan perpaduan yang harmonis.

Adapun unsur tari ini terdiri dari 5 yang disingkat menjadi BASTE, meliputi tubuh (trunk), aksi (action), ruang (space), waktu (time), dan energi (energy).

Nah, pada materi kali ini kita akan membahas lebih jauh mengenai unsur tari dari sisi energi. Dimana gerak tubuh manusia dapat berlangsung karena energi.

Tanpa energi tidak mungkin dapat dihasilkan gerak yang baik. Maka, energi dibutuhkan dalam gerak tari yang berperan sebagai kekuatan yang mengendalikan, menggiatkan, dan menghentikan gerakan demi gerakan.

Baca juga: Merangkai Gerak Tari Kreasi, Apa Saja Langkahnya?

Energi berkaitan dengan proses, yaitu bagaimana gerakan demi gerakan dapat dilakukan dengan baik. Energi dalam tarian adalah kualitas estetis dari gerak tari yang ditentukan oleh aliran dan kontrol energi. Misalnya, ada tarian yang memerlukan energi kuat seperti melompat, berlari, dan gerakan cepat.

Namun, ada juga tarian yang memerlukan energi ringan seperti gerakan lambat sambil tetap berdiri di tempat. Tetapi ada pula tarian yang memerlukan variasi energi, baik dari ringan, sedang, kuat atau variasi lain tergantung intensitas gerak tubuh yang dilakukan.

Gerak estetis tersebut ditentukan oleh terkontrolnya energi secara baik karena bagian tubuh yang digerakan dengan berbagai cara sangatlah ditentukan oleh banyaknya energi dan tingkatan kekuatan yang digunakan.

Kendati demikian, peran energi dalam seni tari tidak hanya berkaitan dengan fisik tetapi juga emosi. Misalnya, sikap agresif dalam gerak tari didukung oleh energi yang lebih kuat dibandingkan gerak tari yang mengekspresikan kelembutan. Sehingga, keberhasilan penyaluran energi dalam gerak tari menentukan keakuratan penjiwaan suatu tarian.

Baca Juga :   Mendeskripsikan Guru Dalam Bahasa Inggris

Apa Yang Dimaksud Menari Dengan Energi

Source: https://belajardenganbaik.com/menari-membutuhkan-energi-yang-besar-pada-gerakan-yang