Nama Ibu Sunan Kudus

Nama Ibu Sunan Kudus

Wali Songo. /Tangkapan layar YouTube/Didi Amrulloh

PORTAL JEMBER

– Nama asli Sunan Ampel, Sunan Bonang, Sunan Gresik, Sunan Giri, Sunan Drajat, Sunan Gunung Jati, Sunan Kudus, Sunan Muria hingga Sunan Kalijaga, cek nama lengkap Wali Songo di akhir artikel ini.

Wali Songo adalah sembilan tokoh penyebar agama Islam yang terkenal di wilayah jawa pada sekirtar abad ke-14.

Umumnya orang mengenal nama tokoh penyebar agama Islam tersebut berdasarkan wilayah dakwahnya.

Baca Juga: Kesal Makan Bareng Ivan Gunawan, Deddy Corbuzier: Makan aja Ribet deh, Nggak Bisa Bungkus aja

>

Hal tersebut membuat sebagian orang tidak tahu mengenai nama asli dan lengkap Wali Songo, mulai dari Sunan Ampel, Sunan Bonang, Sunan Gresik, Sunan Giri, Sunan Drajat, Sunan Gunung Jati, Sunan Kudus, Sunan Muria hingga Sunan Kalijaga.

Oleh sebab itu, ada baiknya mengetahui nama asli Sunan Ampel, Sunan Bonang, Sunan Gresik, Sunan Giri, Sunan Drajat, Sunan Gunung Jati, Sunan Kudus, Sunan Muria hingga Sunan Kalijaga.

Dikutip
PORTAL JEMBER

dari berbagai sumber, simak berikut ini nama asli Sunan Ampel, Sunan Bonang, Sunan Gresik, Sunan Giri, Sunan Drajat, Sunan Gunung Jati, Sunan Kudus, Sunan Muria hingga Sunan Kalijaga, cek nama lengkap Wali Songo.

Ilustrasi nama asli Sunan Gresik, Sunan Kalijaga, Sunan Ampel, serta semua anggota Wali Songo lainnya. /Tangkapan layar YouTube.com/asep southward solikhin

PR BOGOR

– Wali Songo adalah sembilan tokoh yang berperan penting dalam penyebaran Islam di Pulau Jawa bahkan Nusantara.

Sembilan tokoh itu yakni Sunan Gresik, Sunan Ampel, Sunan Bonang, Sunan Kalijaga, Sunan Giri, Sunan Gunung Jati, Sunan Kudus, Sunan Muria, dan Sunan Drajat.

Seperti yang diketahui, nama sunan tersebut bukanlah nama asli melainkan julukan yang biasanya diambil dari wilayah dakwah setiap sunan tersebut.

Baca Juga: 4 Doa Meminta Kesembuhan yang Diajarkan Rasulullah SAW, Lengkap dengan Artinya

Dilansir
PR BOGOR

dari berbagai sumber, inilah nama asli Sunan Gresik, Sunan Kalijaga, hingga Sunan Ampel.

>

1. Nama asli Sunan Gresik adalah Maulana Malik Ibrahim (Julukan Sunan Gresik: Syekh Maghribi)

two. Nama asli Sunan Ampel adalah Raden Rahmat atau Ahmad Rahmatillah

iii. Nama asli Sunan Giri adalah Raden Paku atau Muhammad Ainul Yaqin (Nama lain Sunan Giri: Prabu Satmata, Sultan Abdul Faqih, atau Joko Samudro)

Baca Juga: Doa Saat Hujan Lebat dalam Tulisan Arab, Latin, serta Artinya

Jakarta

Wali songo

memegang peranan penting dalam proses Islamisasi di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa. Penyebaran agama Islam di Jawa tersebut terjadi saat keruntuhan Kerajaan Majapahit yang disusul dengan berdirinya Kerajaan Demak.

Saat itu, wali songo sebagai ulama penyebar agama Islam memiliki wilayah penyebaran masing-masing berikut dengan bukti dakwahnya. Secara bahasa, wali songo memiliki makna seseorang yang telah mencapai derajat tinggi dan memiliki pengetahuan agama yang luar biasa.

“Wali songo secara sederhana artinya sembilan orang yang telah mencapai tingkat wali, suatu derajat tingkat tinggi yang mampu mengawal babahan hawa sanga (mengawal sembilan lubang dalam diri manusia), sehingga memiliki peringkat wali,” tulis Drs. Imam Subchi, MA dalam buku Sejarah Kebudayaan Islam Madrasah Aliyah Kelas XII.

Baca Juga :   Gerak Ritmis Adalah

Nama-nama wali biasanya disesuaikan dengan tempat tinggalnya. Adapun daftar nama-nama wali songo beserta nama asli dan daerah penyebaran ajarannya adalah sebagai berikut.

Nama-Nama Wali Songo Beserta Nama Aslinya

1. Maulana Maghribi

Nama aslinya adalah Maulana Malik Ibrahim. Diperkirakan lahir di Uzbekistan, Asia Tengah. Daerah yang ditujunya pertama kali yakni Desa Sembalo, desa yang masih berada dalam wilayah kekuasaan Majapahit. Desa Sembalo sekarang adalah daerah Leran, Kecamatan Manyar, nine kilometer utara Kota Gresik.

Selesai membangun pondokan tempat belajar agama di Leran, ia wafat pada tahun 1419. Makamnya terdapat di kelurahan Gapurosukolilo, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

2. Sunan Ampel

Semula bernama Raden Rahmat dan merupakan putra dari Syekh Maulana Malik Ibrahim. Sunan Ampel datang ke Pulau Jawa pada tahun 1443 M bersama adiknya Sayid Ali Murtadho.

Nama Ampel diambil dari daerah bernama Ampel Denta, daerah rawa yang dihadiahkan raja Majapahit kepadanya. Di tempat inilah, ia memulai aktivitasnya mendirikan pesantren Ampel Denta, dekat dengan Surabaya. Ia wafat pada tahun 1491 1000 dan dimakamkan di sebelah barat Masjid Ampel, Surabaya.

three. Sunan Bonang

Sunan Bonang adalah anak dari Sunan Ampel atau cucu dari Maulana Malik Ibrahim. Nama kecilnya adalah Raden Makdum Ibrahim. Mulanya, ia berdakwah di Kediri yang mayoritas penduduknya beragama Hindu.

Kemudian, menetap di Desa Bonang, Lasem, Jawa Tengah. Di sana, Sunan Bonang mendirikan pesantren yang dikenal sebagai Watu Layar. Ia kemudian wafat pada tahun 1525 M dan dimakamkan di Tuban, sebelah barat Masjid Agung.

4. Sunan Drajat

Nama asli Sunan Drajat adalah Raden Syarifuddin. Beberapa sumber sejarah menyebutkan bahwa ia adalah putra dari Sunan Ampel. Ia berdakwah ke sebuah desa bernama Desa Drajat, Kecamatan Paciran, Lamongan, Jawa Timur. Kemudian, mendirikan mushola atau surau yang dimanfaatkan sebagai tempat berdakwah.

5. Sunan Giri

Wali songo
selanjutnya adalah sahabat dari Makhdum Ibrahim yang semula bernama Raden Paku. Sunan Giri memilih sebuah tempat yang letaknya di bukit sebelah selatan Kota Gresik, yaitu bukit Giri pada tahun 1481 Thousand sebagai pusat berdakwah di Jawa Timur.

Kemudian, ia mendirikan sebuah pondok pesantren dengan nama Pesantren Giri.

6. Sunan Kalijaga

Ia merupakan tokoh wali songo yang paling terkenal di antara sembilan wali lainnya. Nama kecilnya adalah Jaka Said dan diyakini lahir pada 1401. Daerah tempat berdakwahnya tidak terbatas karena ia merupakan seorang mubalig keliling.

Namun, Sunan Kalijaga lama menetap di Kadilangu, Demak. Di sana, ia berperan aktif dalam pendirian Masjid Agung Demak dan menentukan kiblat agar sesuai dengan arah Ka’bah.

7. Sunan Kudus

Memiliki nama asli Ja’far Shodiq. Tidak ada bukti tahun berapa Sunan Kudus tiba di Kudus pertama kali, namun saat itu wilayah Kudus masih dikenal dengan nama Kota Tajug.

Saat itu, Kudus masih didominasi oleh penganut agama Hindu dan Budha. Sebab itulah, Sunan Kudus menerapkan strategi dakwah dengan menghargai adat istiadat yang lama dianut warga sekitar. Bentuk masjid yang dibangun juga tidak berbeda jauh bentuknya dari candi milik orang Hindhu.

Baca Juga :   Jelaskan Yang Dimaksud Tokoh Pembantu

8. Sunan Muria

Nama kecilnya adalah Raden Prawoto. Ia adalah putra dari Sunan Kalijaga. Nama Muria diambil dari tempat tinggal terakhirnya di lereng Gunung Muria, yang berjarak sekitar 18 kilometer ke utara Kota Kudus.

Cara berdakwahnya berbeda dengan sang ayah. Ia lebih memilih daerah yang sangat terpencil dan jauh dari pusat kota untuk menyebarkan agama Islam. Ia menyebarkannya lewat para pedagang, nelayan, pelaut, dan rakyat jelata.

9. Sunan Gunungjati

Mulanya bernama Syarif Hidayatullah. Ia mendapat tugas untuk berdakwah di daerah Cirebon. Di sana, Sunan Gunungjati mendirikan kerajaan Cirebon dan melepaskan diri dari pengaruh Pajajaran.

Hal ini membuat Sunan Gunungjati menjadi satu-satunya wali songo yang juga memiliki kedudukan sebagai raja.

Kesuksesan wali songo dalam menyebarkan agama Islam, bukan serta merta tanpa melalui proses yang panjang. Tentunya dilalui dengan peleburan diri mereka dengan budaya dan karakter masyarakat setempat.

Semoga dengan memahami
nama-nama wali songo

berikut dengan sekilas informasi dakwahnya dapat menambah wawasan kita ya, detikers. Selamat membaca!

Simak Video “Polisi Temukan 77 Anak di Bawah Umur Tergabung Jaringan Teroris NII

(rah/erd)

KOMPAS.com –

Era Wali Songo menandai berakhirnya dominasi Hindu-Buddha di nusantara, untuk digantikan dengan kebudayaan Islam.

Wali Songo adalah simbol penyebaran Islam di Indonesia, khususnya Pulau Jawa.

Sebagai penyebar agama Islam, nama mereka sudah sangat dikenal di kehidupan masyarakat Jawa.

Akan tetapi, Wali Songo lebih sering dipanggil dengan gelarnya sebagai Sunan, daripada nama aslinya.

Dalam budaya Jawa, Sunan adalah singkatan dari susuhunan, yakni sebutan bagi orang yang diagungkan atau dihormati karena kedudukan dan jasanya di masyarakat.

Berikut ini tabel nama-nama Wali Songo beserta nama aslinya.

Nama gelar Wali Songo Nama asli Wali Songo
Sunan Gresik Maulana Malik Ibrahim
Sunan Ampel Raden Rahmatullah
Sunan Giri Muhammad Ainul Yaqin
Sunan Bonang Maulana Makdum Ibrahim
Sunan Drajat Raden Qasim
Sunan Kalijaga Raden Mas Syahid
Sunan Muria Raden Said
Sunan Kudus Jaffar Shadiq
Sunan Gunung Jati Syarif Hidayatullah

Baca juga: Wali Songo: Penyebar Islam di Tanah Jawa

Sunan Gresik

Nama asli Sunan Gresik adalah Maulana Malik Ibrahim atau Makdum Ibrahim As-Samarkandy.
Ia lahir di Samarkand, Asia Tengah, pada paruh awal abad ke-xiv.

Babad Tanah Jawi versi Meinsma menyebutnya Asmarakandi, mengikuti pengucapan lidah Jawa terhadap As-Samarkandy.

Maulana Malik Ibrahim terkadang juga disebut sebagai Syekh Magribi.

Sunan Ampel

Raden Rahmatullah atau Sunan Ampel dilahirkan pada sekitar 1401 Masehi di Champa.

Ia adalah putra Sunan Gresik yang kemudian menikah dengan putri Tuban bernama Nyai Ageng Manila.

Dari perkawinannya itu, Raden Rahmatullah memperoleh keturunan Putri Nyai Ageng Maloka, Maulana Makdum Ibrahim (Sunan Bonang), Syarifuddin (Sunan Drajat), dan Putri Istri Sunan Kalijaga.

Sunan Giri

Sunan Giri mempunyai nama asli Muhammad Ainul Yaqin. Di samping itu, ia mempunyai banyak julukan, yakni Raden Paku, Prabu Satmata, Sultan Abdul Faqih, dan Joko Samudro.

Baca Juga :   Nyatakan Teorema Pythagoras

Muhammad Ainul Yaqin adalah keturunan ke-23 Nabi Muhammad yang kemudian menjadi murid Sunan Ampel.

Ayahnya adalah Maulana Ishaq, seorang mubaligh dari Asia Tengah, sementara ibunya adalah Dewi Sekardadu, putri penguasa Blambangan pada periode akhir Kerajaan Majapahit.

Baca juga: Moh Limo, Ajaran Dakwah Sunan Ampel

Sunan Bonang

Sunan Bonang merupakan putra Sunan Ampel yang memiliki nama asli Maulana Makdum Ibrahim.

Lahir di Bonang, Tuban, pada 1465, ia telah diajarkan disiplin yang ketat sedari kecil.

Sunan Ampel menamainya Maulana Makdum, yang bermakna cendekiawan Islam yang dihormati karena kedudukannya dalam agama.

Sunan Drajat

Sunan Drajat adalah adik Sunan Bonang yang mempunyai nama asli Raden Qasim.

Raden Qasim disebut sebagai seorang wali yang hidupnya paling bersahaja, walaupun dalam urusan dunia juga sangat rajin mencari rezeki.

Di kalangan rakyat jelata, ia dikenal sebagai pribadi yang lemah lembut dan sering menolong orang-orang yang menderita.

Sunan Kalijaga

Sunan Kalijaga diperkirakan lahir pada 1450 dengan nama Raden Mas Syahid. Ia adalah putra adipati Tuban yang bernama Raden Sahur Tumenggung Wilatikta.

Sunan Kalijaga juga dikenal dengan nama lain Lokajaya, Syekh Malaya, Pangeran Tuban, dan Raden Abdurrahman.

Berdasarkan satu versi masyarakat Cirebon, nama Kalijaga berasal dari Desa Kalijaga di Cirebon.

Pada saat berendam di sana, ia sering berendam di sungai (kali) atau dalam bahasa Jawa disebut jaga kali.

Baca juga: Sunan Kalijaga, Berdakwah Lewat Wayang

Sunan Muria

Sunan Muria lahir dengan nama Raden Said atau Raden Umar Said. Ketika kecil, ia juga dikenal dengan nama Raden Prawoto.

Nama Muria diambil dari tempat tinggal terakhirnya di lereng Gunung Muria, yang terletak 18 kilometer ke utara Kota Kudus.

Raden Said adalah putra Sunan Kalijaga yang juga memiliki pertalian keluarga dengan Sunan Giri, dari garis ibunya.

Sunan Kudus

Sunan Kudus memiliki nama asli Jaffar Shadiq. Ia adalah putra Sunan Ngundung dan Syarifah, adik Sunan Bonang.

Jaffar Shadiq banyak berguru kepada Sunan Kalijaga, oleh karena itu caranya mendekati masyarakat Kudus adalah dengan sangat toleran terhadap budaya setempat yang masih kental dengan ajaran Hindu-Buddha.

Salah satu peninggalan Sunan Kudus yang paling terkenal adalah Masjid Menara Kudus, yang arsiteknya bergaya campuran Hindu dan Islam.

Sunan Gunung Jati

Nama asli Wali Songo ini adalah Syarif Hidayatullah, yang juga dikenal sebagai pendiri Kesultanan Cirebon.

Dengan begitu, Sunan Gunung Jati merupakan satu-satunya Wali Songo yang memimpin pemerintahan.

Ia adalah putra pembesar Mesir keturunan Bani Hasyim dari Palestina. Sedangkan dari pihak ibu, Sunan Gunung Jati masih keturunan Pajajaran.

Referensi:

  • Restianti, Hetti. (2013). Mengenal Wali Songo. Bandung: TITIAN ILMU.

Dapatkan update
berita pilihan

dan
breaking news

setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Nama Ibu Sunan Kudus

Source: https://pskji.org/71760/berikut-nama-lain-dari-sunan-kudus-dan-sunan-ampel-adalah/