Mendata Pokok Pokok Informasi Dalam Teks Biografi

Mendata Pokok Pokok Informasi Dalam Teks Biografi

POKOK INFORMASI DALAM TEKS BIOGRAFI A. Pokok Informasi dalam Teks Biografi Salah satu ciri teks naratif, termasuk di dalamnya adalah biografi dan hikayat, paragrafparagraf di dalamnya ditulis secara naratif. Artinya, ide pokok paragraf dalam teks tersebut tidak terdapat dalam satu kalimat utama, tetapi menyebar dalam semua kalimat di setiap paragrafnya. Oleh karena itu, untuk mengetahui informasi pokok dalam teks biografi, pembaca dituntut untuk benar-benar memahami isi teks tersebut. Ada dua cara yang dapat digunakan untuk menentukan informasi pokok dalam teks biografi. Cara pertama, yaitu dengan menemukan terlebih dahulu gagasan utama dan gagasan penjelas di tiap-tiap kalimat dalam paragraf. Kemudian, gagasan yang telah didapatkan lalu dirangkum menjadi sebuah simpulan. Perhatikan contoh berikut. Andi merupakan anak yang sangat rajin belajar. Di sekolah ia banyak menghabiskan waktunya di perpustakaan. Usai sekolah pun, waktu ia habiskan untuk mengikuti berbagai macam les daripada nongkrong bersama teman-temannya. Bahkan di hari libur pun ia lebih terlihat sering terihat membaca buku di pinggir sungai. Paragraf di atas merupakan paragraf deduktif yang terdiri dari empat kalimat. Perinciannya: 1. Kalimat utama : “Andi merupakan anak yang sangat rajin belajar.” Gagasan utama : Andi anak yang rajin belajar. 2. Kalimat penjelas 1 : “Di sekolah ia banyak menghabiskan waktunya di perpustakaan.” Gagasan penjelas : Andi sering ke perpustakaan. iii. Kalimat penjelas 2 : “Usai sekolah pun, waktu ia habiskan untuk mengikuti berbagai macam les daripada nongkrong bersama temantemannya.” Gagasan penjelas2 : Andi mengikuti les seusai sekolah. iv. Kalimat penjelas 3 : Bahkan di hari libur pun ia lebih terlihat sering terihat membaca buku di pinggir sungai. Gagasan penjelas 3 : “Andi suka membaca buku di hari libur”. Pokok informasi yang terdapat pada paragraf di atas, yaitu “Andi adalah anak yang rajin belajar karena sering ke perpustakaan, mengikuti les, dan suka membaca buku.” Selain cara di atas, ada cara lain yang dapat digunakan untuk menentukan pokok informasi dalam sebuah paragraf. Cara kedua, yaitu dengan membaca dan memahami semua paragraf dengan cermat lalu mengambil sebuah simpulan. Cara ini biasanya lebih banyak dipakai karena tidak butuh waktu yang lama untuk melakukannya, terutama bagi yang sudah terbiasa membaca artikel. Akan tetapi, supaya lebih akurat, hendaknya gunakanlah cara yang pertama meski memakan waktu yang lebih lama. Contoh pokok informasi yang didapat dengan cara kedua dapat diamati pada tabel 1.

Baca Juga :   Kelompok Ras Yang Terdapat Di Papua Adalah

1

Tabel 1 Pokok Informasi dalam Teks Biografi B. J. Habibie Kutipan Teks Pokok Informasi B.J. Habibie adalah salah satu tokoh panutan dan B.J. Habibie adalah Presiden ketiga menjadi kebanggaan bagi banyak orang di Republik Indonesia yang lahir di Republic of indonesia. Beliau adalah Presiden ketiga Republik Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada Indonesia. Nama dan gelar lengkapnya Prof. DR tanggal 25 Juni 1936. (HC). Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie. Beliau dilahirkan di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada tanggal 25 Juni 1936. Beliau merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan RA.Tuti Marini Puspowardojo. Habibie menikah dengan Hasri Ainun Habibie pada tanggal 12 Mei 1962 dan dikaruniai dua orang putra yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal. Habibi menjadi yatim sejak bapaknya yang Setelah ayahnya meninggal dunia, meninggal dunia pada 3 September 1950 karena ibunya berperan sebagai tulang terkena serangan jantung. Setelah ayahnya punggung keluarga. meninggal, Ibunya menjual rumah dan kendaraannya kemudian pindah ke Bandung bersama anak-anaknya. Ibunya membanting tulang membiayai kehidupan anak-anaknya. Di Indonesia, Habibie menjadi Menteri Negara B.J. Habibie telah meletakkan dasar Ristek/Kepala BPPT selama 20 tahun, ketua Ikatan bagi kehidupan demokrasi dan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), memimpin persatuan wilayah di Indonesia. perusahaan BUMN strategis, dipilih menjadi Wakil Presiden RI dan menjadi Presiden RI ke-three setelah Soeharto mundur pada tahun 1998. Pada masa jabatan Habibie, terjadi plebiscite di Timor Timur, sampai akhirnya Timor Timur memisahkan diri dari Indonesia. Dalam masa jabatannya yang singkat, B.J. Habibie telah meletakkan dasar bagi kehidupan demokrasi dan persatuan wilayah di Indonesia dengan disahkannya undang-undang tentang otonomi daerah dan undang-undang tentang partai politik, UU tentang Pemilu dan UU tentang susunan kedudukan DPR/MPR. Turun dari jabatan sebagai Presiden, Habibie Habibie menulis novel berjudul kembali ke Jerman bersama keluarga. Pada tahun Ainun dan Habibi tentang kisah 2010, Ainun meninggal dunia karena kanker. kasihnya dengan Ainun, istrinya. Sebagai terapi atas kehilangan orang yang dicintai, Habibie membuat tulisan tentang kisah kasih dengan Ainun, yang kemudian dibukukan dengan judul “Ainun dan Habibie”. Buku ini telah difilmkan dengan judul yang sama.

Baca Juga :   Tari Kuda Kepang Diperagakan Secara

2

Malala Yousafzai Malala Yousafzai lahir pada 12 Juli 1997. Malala adalah seorang murid sekolah dan dikenal sebagai aktivis pendidikan dari kota Mingora di Distrik Swat yang terletak di provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Islamic republic of pakistan. Dia memperjuangkan pendidikan dan hak-hak perempuan di Lembah Swat. Hal itu ia lakukan karena Taliban telah melarang perempuan untuk bersekolah di wilayahnya. Malala lahir dari keluarga bersuku Pusthun dan menganut Islam Sunni. Namanya diambil dari penyair dan pejuang wanita suku Pasthun, Malalai dari Maiwand. Ia dibesarkan di Mingora, bersama dua adik laki-lakinya. Keberaniannya dalam menulis terasah berkat bimbingan ayahnya yang juga penyair, pemilik sekolah, sekaligus aktivis pendidikan. Ayahnya mendirikan beberapa sekolah yang dinamai Khushal Public School. Meskipun Malala mengaku ingin jadi dokter, Ayahnya justru mendorongnya untuk menjadi politisi. Pada awal tahun 2009, saat dirinya berumur sekitar 12 tahun, Yousafzai menulis di blognya dengan nama samaran untuk stasiun berita BBC. Ia menjelaskan secara mendetail tentang betapa mengerikannya hidup di bawah pemerintahan Taliban dan upaya mereka untuk menguasai lembah. Ia juga menuliskan pandangannya tentang mempromosikan pendidikan untuk anak perempuan. Malala pertama kali berbicara di depan publik untuk memperjuangkan hak atas pendidikan pada tahun 2008. Dengan gagah dan penuh semangat, ia menyampaikan seruan pertamanya untuk melawan Taliban. “Berani-beraninya Taliban merampas hak saya atas pendidikan!” begitu kata gadis pemberani itu di depan televisi dan radio. Pada tanggal nine Oktober 2012, Yousafzai ditembak di kepala dan leher dalam upaya pembunuhan oleh kelompok bersenjata Taliban ketika kembali pulang di bus sekolah. Ia sempat dirawat di Islamic republic of pakistan sebelum kemudian diterbangkan ke Inggris untuk dirawat di rumah sakit di Birmingham. Pimpinan Taliban, Adnan Rasheed, mengiriminya surat yang menjelaskan bahwa alasan penembakan adalah sikap kritisnya terhadap kelompok militant–bukan karena ia seorang penggiat pendidikan perempuan. Lebih lanjut, Rasheed mengungkapkan penyesalannya atas kejadian ini, tetapi tidak meminta maaf atas penembakan yang dialami Malala Yousafzai. Ia juga menyarankan Malala kembali ke Pakistan dan meneruskan pendidikan di sekolah khusus perempuan. Kelompok yang terdiri atas 50 ulama di Islamic republic of pakistan mengeluarkan fatwa menentang penembakan ini. Pada tanggal 12 Juli 2013, bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-16, Malala berpidato di depan Forum Majelis Kaum Muda di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat. Pidatonya memuat tiga isu penting, yaitu hak perempuan, perlawanan terhadap terorisme dan kebodohan. PBB juga mendeklarasikan hari tersebut sebagai hari Malala. Pada tahun 2014, dia bersama Kailash Satyarthi mendapatkan hadiah Nobel untuk bidang perdamaian dalam upaya melawan penindasan anak-anak dan pemuda serta untuk 3

Baca Juga :   Ciri Ciri Gemar Membaca

mendapatkan hak pendidikan bagi mereka. Malala menjadi penerima hadiah Nobel termuda, karena dia mendapatkan hadiah ini pada usia 17 tahun. B. Latihan Perhatikan instruksi berikut dan kerjakan latihan yang menyertainya! 1. Bacalah teks biografi berjudul “Malala Yousafzai” pada halaman 3 dengan saksama! 2. Pilihlah 3 (tiga) paragraf dari teks biografi berjudul “Malala Yousafzai”! 3. Tuliskan paragraf yang telah kamu pilih serta pokok informasi yang ada di dalam paragraf tersebut dengan format tabel atau format paragraf seperti di bawah ini! 4. Kerjakan hasil pekerjaanmu di selembar kertas dan kirimkan foto hasil pekerjaanmu ke guru via WhatsApp! Format Tabel Kutipan Teks Pokok Informasi Habibi menjadi yatim sejak bapaknya yang Setelah ayahnya meninggal dunia, ibunya meninggal dunia pada three September 1950 berperan sebagai tulang punggung karena terkena serangan jantung. Setelah keluarga. ayahnya meninggal, Ibunya menjual rumah dan kendaraannya kemudian pindah ke Bandung bersama anak-anaknya. Ibunya membanting tulang membiayai kehidupan anak-anaknya. Format Paragraf Kutipan Teks Habibi menjadi yatim sejak bapaknya yang meninggal dunia pada 3 September 1950 karena terkena serangan jantung. Setelah ayahnya meninggal, Ibunya menjual rumah dan kendaraannya kemudian pindah ke Bandung bersama anak-anaknya. Ibunya membanting tulang membiayai kehidupan anak-anaknya. Pokok Informasi Setelah ayahnya meninggal dunia, ibunya berperan sebagai tulang punggung keluarga.

4

Mendata Pokok Pokok Informasi Dalam Teks Biografi

Source: https://pdfcoffee.com/pokok-informasi-dalam-teks-biografi-pdf-free.html