Jelaskan Sasaran Pendekatan Kognitif Yang Berorentasi Proses Penelitihan

Jelaskan Sasaran Pendekatan Kognitif Yang Berorentasi Proses Penelitihan

Kurikulum telah merumuskan bahwa mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) berfungsi sebagai ilmu pengetahuan untuk mengembangkan kemampuan dan sikap rasional tentang gejala-gejala sosial serta kemampuan tentang perkembangan masyarakat Republic of indonesia dan masyarakat Dunia di masa lampau dan masa kini. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) mempelajari bebagai kenyataan sosial dalam kehidupan sehari-hari yang bersumber dari ilmu geografi, ekonomi,  sejarah, sosiologi (Depdiknas: 2007).

Materi mata pelajaran IPS diramu dari materi berbagai bidang ilmu-ilmu sosial atau apabila kita meminjam pola pikir Wesley (1968) dalam Nu’Man Somantri (2001) merupakan simplikasi atau penyederhanaan ilmu-ilmu sosial untuk tujuan pendidikan. Materi tersebut diseleksi dan di organisasikan untuk mengembangkan kemampuan dan sikap rasional. Banks (1977) menyatakan bahwa pengembangan kemampuan dan sikap rasional. Banks (1977) menyatakan bahwa pengembangan kemampuan mengambil keputusan yang rasional sebagai bekal untuk dapat melibatkan diri dalam masyarakat secara intelegent atau secara cerdas/nalar.

Dengan demikian, dapat digambarkan bahwa karakteristik pembelajaran IPS SD secara umum merupakan pendidikan kognitif sebagai dasar partisipasi sosial. Artinya, pusat perhatian utama pembelajaran IPS SD adalah pengembangan diri peserta didik sebagai aktor sosial yang cerdas. Untuk menjadi aktor sosial yang cerdas, tidak berarti dan memang tidak bisa hanya dikembangkan aspek kecerdasan rasionalnya (rasional intelegence), tetapi juga kecerdasar emosionalnya (emotional intelegence) (Goleman: 1996). Seperti ditegaskan oleh goleman (1996) maka dua kecerdasan itu sama-sama memiliki kontribusi terhadap keberhasilan seseorang dalam masyarakat, masing-masing diperkirakan memiliki kontribusi 20% kecerdasan rasional dan 80% kecerdasan emosional.

Dalam hal ini kita akan coba mengkaji berbagai pendekatan pembelajaran IPS di SD, namun perlu kita ulas apa yang dimaksud dengan pendekatan pembelajaran, strategi, metode, dan teknik pembelajaran diantaranya sebagai berikut:

  1. Pendekatan Pembelajaran
Baca Juga :   Bagian Bagian Konstruksi Jembatan

Pendekatan pembelajaran dapat diartikan sebagai titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran, yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum, didalamnya mewadahi, menginspirasi, menguatkan, dan melatari metode pembelajaran dengan cakupan teoritis tertentu. Dilihat dari pendekatannya, Depository financial institution (1977) menyebutkan pembelajaran terdapat dua jenis pendekatan, yaitu: (one) pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada peserta didik (student centered approach) dan (two) pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada guru (teacher centered approach). Sementara menurut Ruseffendi (1980), pendekatan pembelajaran adalah jalan atau arah yang ditempuh oleh guru atau peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran dilihat bagaimana materi itu disajikan. Misalnya memahami suatu prinsip dengan pendekatan induktif atau deduktif. Pendekatan deduktif menjelaskan hal yang teoritis kebentuk realitas atau menjelaskan hal-hal yang bersifat umum ke yang bersifat khusus, sedangkan pendekatan induktif merupakan suatu pendekatan yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpikir dari hal yang khusus menuju ke yang umum.

  1. Strategi Pembelajaran

Strategi pembelajaran adalah seperangkat kebijaksanaan yang terpilih, yang telah dikaitkan dengan faktor yang menentukan warna atau strategi tersebut, yaitu:

  1. Pemilihan materi
  2. Penyaji materi pelajaran
  3. Cara menyajikan materi pelajaran
  4. Sasaran penerima materi pelajaran

Sementara menurut Soedjadi (1999:101) strategi pembelajaran adalah suatu siasat melakukan kegiatan pembelajaran yang bertujuan mengubah keadaan pembelajaran menjadi pembelajaran yang diharapkan. Untuk dapat mengubah keadaan itu dapat ditempuh dengan berbagai pendekatan pembelajaran. Lebih lanjut soedjadi menyebutkan bahwa dalam suatu pendekatan dapat dilakukan lebih dari satu metode dan dalam satu metode dapat digunakan lebih dari satu teknik.

  1. Metode Pembelajaran

Menurut Ruseffendi (1980), metode pembelajaran adalah cara mengajar guru secara umum yang dapat diterapkan pada semua mata pelajaran, misalnya mengajar dengan ceramah, ekspositori, tanya jawab, penemuan terbimbing dan sebagainya.

  1. Teknik Pembelajaran/Teknik mengajar
Baca Juga :   Gerak Anggota Tubuh Saat Membaca Puisi Disebut

Teknik mengajar adalah penerapan secara khusus suatu metode pembelajaran yang telah disesuaikan dengan kemampuan dan kebiasaan guru, ketersediaan media pembelajaran serta kesiapan peserta didik.

  1. Model Pembelajaran

Model pembelajaran adalah suatu disain yang menggambarkan proses rincian dan penciptaan situasi lingkungan yang memungkinkan peserta didik berinteraksi sehingga terjadi perubahan atau perkembangan pada diri peserta didik (Didang: 2005). Istilah model pembelajaran berbeda dengan strategi pembelajaran, metode pembelajaran, dan pendekatan pembelajaran. Model pembelajaran meliputi suatu model pembelajaran yang luas dan menyeluruh. Konsep model pembelajaran lahir dan berkembang dari pakar psikologi denga pendekatan dalam setting eksperimen yang dilakukan. Konsep model pembelajaran untuk pertama kalinya dikembangkan oleh Bruce dan koleganya (Joyce, Weil dan Showers, 1992).

Lebih lanjut Ismail (2003) menyatakan istilah Model pembelajaran mempunyai empat ciri khusus yang tidak dipunyai oleh strategi atau metode tertentu yaitu:

  1. Rasional teoritik yang logis disusun oleh perancangnya
  2. Tujuan pembelajaran yang akan dicapai
  3. Tingkah laku mengajar yang diperlukan agar model tersebut dapat dilaksanakan secara berhasil
  4. Lingkkungan belajara yang diperlukan agar tujuan pembelajaran itu dapat tercapai.

Dengan mengetahui perbedaan pengertian antara model, strategi, pendekatan dan metode serta teknik pembelajaran diharapkan guru mata pelajaran umumnya dan khususnya guru IPS mampu memilih model pembelajaran, strategi pembelajaran yang sesuai dengan materi dan standar kompetensi serta kompetensi dasar dalam standar isi.

Jelaskan Sasaran Pendekatan Kognitif Yang Berorentasi Proses Penelitihan

Source: https://nandalega.wordpress.com/2020/04/14/pendekatan-kognitif-dalam-pembelajaran-ips-sd/